Advertisement

Hujan Deras Tingkatkan Arus di Sejumlah Sungai Lereng Merapi

Lugas Subarkah
Rabu, 06 April 2022 - 17:57 WIB
Budi Cahyana
Hujan Deras Tingkatkan Arus di Sejumlah Sungai Lereng Merapi Truk terjebak lahar hujan di sungai Boyong, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Kamis (3/2/2022) - Ist BPBD Sleman

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan deras yang mengguyur Sleman, termasuk wilayah Gunung Merapi, pada Rabu (6/4/2022) dini hari mengakibatkan peningkatan arus di sejumlah sungai yang berhulu di Merapi.

BACA JUGA: Masjid Jogokaryan Ganti Rugi 4 Sandal Hilang, Nilainya Jutaan Rupiah

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Bambang Kuntoro, menjelaskan banjir lahar terjadi sekira pukul. 07.30 WIB. “Arus Sungai Kuning, Gendol, dan Boyong cukup tinggi, tiga itu,” ujarnya.

Arus di Sungai Gendol, kata dia, sampai pada wilayah Dusun Kopeng, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan. Namun, ia memastikan permukiman masih aman dari tingginya arus sungai. “Jaraknya sekitar 100-an meter, masih aman dan tidak ada masalah,” ungkapnya.

Arus sungai yang telah mencapai Dusun Kopeng ini menurutnya sudah termasuk besar. Sementara, material lahar yang dibawa cenderung halus.

BPBD Sleman juga terus memantau perkembangan situasi dengan patroli maupun early warning system (EWS).

Saat ini terdapat 37 EWS yang tersebar di barak, sungai, dan jalur evakuasi, untuk memantau Merapi dengan bencana turunannya. “Ada abu vulkanik, awan panas, lahar dingin,” ungkapnya.

BACA JUGA: Maling Terekam Mencuri Motor di Stasiun Tugu Jogja

Kepala Seksi Mitigasi Bencana BPBD Sleman, Joko Lelono, menuturkan karena lahar akhir-akhir ini sering meluncur, penambangan masih dihentikan semua. Penambangan di sebelah Srunen, Desa Glagaharjo, sampai saat ini tidak beroperasi karena galian sudah tertutup oleh air.

Di wilayah Pakem, material sudah mengisi lubang-lubang galian tambang di sekitar Kemiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement