YIA Baru Tampung 4 Juta Penumpang, Koridor Joglosemar Dikebut
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Sejumlah SD negeri di Sleman krisis siswa. Bahkan, ada sekolah yang hanya menerima dua pendaftar tahun ini.
Namun, di antara sekolah yang mengalami krisis jumlah murid itu, ada kabar menggembirakan. Salah satu sekolah yakni SD Negeri Banyurejo 4 punya prestasi melahirkan siswa berprestasi di bidang olahraga.
SD Negeri Banyurejo 4 menjadi salah satu SD Negeri yang minim pendaftar. Namun Plt. Kepala Sekolah SD Negeri Banyurejo 4 Ismana mengatakan sekolahnya memiliki keunggulan yang tidak semua sekolah memilikinya. Yakni bisa mencetak pebulutangkis andal usia SD yang berprestasi hingga ke tingkat nasional.
Salah satu muridnya yakni Adyka Bayu Setiawan. Adyka berhasil meraih juara III Nasional pada kegiatan Yonex-Sunrise Jaya Raya Home Tournament 2021 pada 16-18 Desember 2021, di GOR PB Jaya Raya.
BACA JUGA: Dua Warga Kota Jogja Meninggal Dunia karena Leptospirosis
"Adyka Bayu Setiawan lulus tahun ini dari SD Negeri Banyurejo 4 dan melanjutkan sekolah bulutangkis di Jakarta," ucapnya, Selasa (21/6/2022).
Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini Adyka sudah direkrut PB Jaya untuk meneruskan sekolah bulu tangkis di Jakarta. Selain kejuaraan tersebut, pada tahun-tahun sebelumnya SD Negeri Banyurejo 4 juga memiliki berbagai prestasi seperti, catur, jemparingan, dan lain-lain.
"SDN Banyurejo 4 memiliki guru-guru yang potensial dari sembilan guru yang berpendidikan S2 satu orang dan S1 delapan orang," lanjutnya.
Sementara itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman menyampaikan dari hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 ada sembilan SD Negeri di wilayah ini yang pendaftarnya di bawah sepuluh orang, hingga akhir pendaftaran pada 18 Juni 2022.
Sekretaris Dinas Pendidikan Sleman, Sri Adi Marsanto mengatakan sembilan sekolah yang pendaftarnya di bawah sepuluh di antaranya, SD Negeri Cangkringan 1 pendaftarnya empat anak, SD Negeri Banyurejo 4 pendaftarnya 2 anak, SD Negeri Banyurejo 2 pendaftarnya 6 anak.
Lalu SD Negeri Sukorejo pendaftarnya 2 anak, SD Negeri Salamrejo pendaftarnya 6 anak, SD Negeri Kadirojo pendaftarnya 4 anak, SD Negeri Cungkuk pendaftarnya 6 anak, SD Negeri Murten pendaftarnya 3 anak, dan SD Negeri Sumberwatu pendaftarnya 4 anak.
Menurutnya beberapa SD Negeri yang minim pendaftar lokasinya ada di pinggiran. Selain itu juga disebabkan minimnya anak usia sekolah di lingkungan SD Negeri tersebut.
"Selain itu orang tua yang menyekolahkan anaknya ke jenjang SD swasta juga mungkin malah meningkat atau lebih tinggi," ungkapnya ditemui di kantor Dinas Pendidikan Sleman, Selasa (21/06/2022).
Dia menekankan minimnya pendaftar ini bukan suatu hal yang salah, pasalnya memang banyak faktor yang mempengaruhi. Terkait beberapa sekolah SD Negeri yang minim pendaftar saat ini tengah diamati dan akan dilakukan tindak lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap untuk rute YIA–Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya, beserta tarif serta cara beli tiket.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.