Advertisement

BPD DIY Serahkan Bantuan Mobil Keliling dan Alat Perekeman e-KTP kepada Pemkab Sleman

Abdul Hamied Razak
Rabu, 22 Juni 2022 - 13:47 WIB
Budi Cahyana
BPD DIY Serahkan Bantuan Mobil Keliling dan Alat Perekeman e-KTP kepada Pemkab Sleman Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad menyerahkan Bantuan CSR Bank BPD DIY kepada Dukcapil Sleman kepada Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Kalurahan Sidoarum, Godean, Rabu (22/6/2022). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Bank BPD DIY menyerahkan bantuan mobil keliling dan alat perekaman KTP elektronik kepada Pemkab Sleman. Total bantuan sebesar Rp357,6 juta tersebut untuk mendukung pencatatan data kependudukan di Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Dukcapil) Sleman.

Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad menjelaskan dokumen kependudukan merupakan aset penting yang harus dilindungi. Dokumen tersebut tidak hanya untuk memenuhi kepastian hukum seseorang sebagai warga negara, tetapi juga untuk mengakses kebutuhan warga tersebut.

BACA JUGA: Desain Tol Jogja dari dari Maguwo hingga Tirtoadi Berubah, Ini Penjelasan Pemda

“Misalnya untuk mengakses kebutuhan perbankan, seperti membuka rekening bank, tentu membutuhkan dokumen kependudukan yang sah,” katanya di sela kegiatan Penyerahan Bantuan CSR Bank BPD DIY kepada Dukcapil Sleman di Kalurahan Sidoarum, Godean, Rabu (22/6).

Dengan demikian, lanjut Rohmad, sangat relevan bila CSR Bank BPD DIY disalurkan untuk membantu Disdukcapil Sleman untuk melayani dokumen kependudukan masyarakat. Di Sleman capaian kartu identitas anak (KIA) sudah melebihi target 70% dan tercapai 70,05%. Rohmad berharap mobil keliling dapat memacu capaian hingga 100%.

Bila seluruh dokumen kependudukan terpenuhi, masyarakat bisa mengakses kebutuhan mereka untuk perbankan. Begitu juga sebaliknya, perbankan juga bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai kebutuhan.

“Kami dorong capaian dokumen-dokumen kependudukan bisa mencapai 100 persen agar hak-hak dokumen kependudukan masyarakat bisa terpenuhi,” kata dia.

Ia mengingatkan agar masyarakat juga tetap menjaga dokumen kependudukan dengan baik. Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi digital saat ini dokumen kependudukan yang tidak dijaga dengan baik dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak lain.

“Data kependudukan penting dan jangan sampai disalahgunakan oleh orang lain. Bisa untuk pengajuan penjaman online tanpa sepengetahuan pemiliknya atau untuk kejahatan transaksi narkoba yang identitasnya digunakan untuk membuka rekening perbankan. Jadi ini perlu terus diingatkan,” kata Rohmad.

Kepala Disdukcapil Sleman Susmiarto mengatakan untuk memenuhi data kependudukan masyarakat, Disdukcapil menggelar program Sisir Adminduk. Kegiatan tersebut digelar di kalurahan-kalurahan secara bergantian. Hingga Juni 2022, Sisir Adminduk sudah digelar 15 kali. “Sebanyak 13 kali program yang dijadwalkan oleh kami dan dua kali permintaan padukuhan,” katanya.

Advertisement

Dari 15 kali kegiatan tersebut, Dukcapil Sleman sudah melayani pembuatan sebanyak 1.415 Kartu Keluarga, 572 KTP elektronik, 1.997 Kartu Identitas Anak, 716 akte catatan sipil. “Kami juga melakukan jemput bola perekaman ke SLB, Panti dan rumah-rumah penduduk. Termasuk pelayanan perekaman KIA ke sekolah SMP dan MTs,” katanya.

Susmiarto berharap bantuan kendaraan operasional perekaman e-KTP yang diberikan BPD DIY mampu mengoptimalkan pelayanan data kependudukan kepada masyarakat. “Hingga kini, dari target 70% KIA di Sleman, sudah tercapai 70,05%. Perekaman eKTP tercapai 99,94% dari sebanyak 826.041 wajib KTP dan pembuatan akta anak mencapai 97,39%,” kata dia.

BACA JUGA: Sungai Mudal, Tak Cuma Surga Wisata, tetapi Juga Sumber Penghidupan Warga

Advertisement

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang menerima bantuan CSR Bank BPD DIY berharap agar bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk pemenuhan data kependudukan masyarakat.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya bantuan CSR dari BPD DIY ini dan berharap bantuan yang diterima masyarakat bisa menikmati pelayanan kependudukan dan Dukcapil bisa mengoptimalkan pelayana kepada masyarakat,” ujarnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

PPATK Blokir 60 Rekening ACT, Begini Respons Presiden Ibnu Khajar

News
| Kamis, 07 Juli 2022, 11:57 WIB

Advertisement

alt

Girls, Ini Tips Solo Travelling untuk Anda

Wisata
| Selasa, 05 Juli 2022, 16:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement