Advertisement

Zakea Produksi Kosmetik Natural dan Halal Berbasis Nanoteknologi

Sirojul Khafid
Selasa, 05 Juli 2022 - 08:17 WIB
Sirojul Khafid
Zakea Produksi Kosmetik Natural dan Halal Berbasis Nanoteknologi Anggota Zakea. - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Start up Zakea asal Universitas Islam Indonesia (UII) berinovasi dalam bidang kosmetik. Produsen yang sudah berkarya sejak 2019 ini dalam masa penyiapan produk kosmetik dengan nano material yang natural dan halal.

Chief Executive Officer Zakea, Muhammad Idris, mengatakan dengan menggunakan nano material, bahan aktif lebih mudah diserap oleh kulit sehingga proses pengobatan lebih cepat. Dalam produk yang sedang disiapkan ini, Zakea fokus dalam produk serum anti acne dan serum anti aging.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Adapun cara pembuatan nano material produk Zakea yaitu dengan metode Self Nano-Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Bahan aktif kosmetik berupa minyak atsiri Indonesia dibuat menjadi nano-emulsi dengan cara emulsifikasi energi tinggi menggunakan alat ultrasonifikasi. Sejauh ini, produk kosmetik dengan kombinasi nano material, natural, dan halal masing cukup jarang di Indonesia.

BACA JUGA: USY-BOX, Alat dari UII untuk Deteksi Urin dengan Kamera

“Kosmetik natural mungkin banyak, namun naturalnya dari bahan yang sudah umum. Produk Zakea menggunakan bahan alam yang tersedia di Indonesia, terutama  minyak atsiri Indonesia,” kata Idris, Senin (27/6/2022).

Bahan baku minyak atsiri Indonesia, seperti minyak atsiri kulit jeruk nipis, minyak atsiri mawar, minyak atsiri lemon, minyak atsiri sereh wangi, dll. Pemanfaatan produk asli Indonesia ini juga sebagai bentuk dukungan untuk petani dan penyuling atsiri. Dalam rangka implementasi bisnis yang berkelanjutan, Tim Zakea juga melakukan pendampingan kepada petani dan penyuling tradisional. Agar dapat mengolah hasil pertaniannya menjadi produk dengan nilai ekonomis lebih tinggi.

Sejauh ini, produk kosmetik Zakea masih dalam beberapa masa pengujian. Pengujian termasuk di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam produk nano, BPOM mengatur ukuran minimal 100 nanometer. Proses pengujian ini juga bekerja sama dengan perusahaan kosmetik asal Surabaya.

“Dalam enam bulan ke depan, semoga bisa segera produksi dalam skala kecil dulu,” katanya.

Advertisement

BACA JUGA: Start-up Netraku Asal UII, Upaya Menyejahterakan Tunanetra

Ide awal kosmetik dengan nano material, natural, dan halal berawal dari hibah penelitian yang didanai oleh DPPM UII. Hasil penelitian ini juga telah dipublikasikan dalam even seminar internasional tahun 2017. Hasil penelitian ini kemudian dilanjutkan untuk mendapatkan formula yang lebih efektif.

Sebelum menjamah produk kosmetik, sebelumnya Zakea juga memproduksi produk lain seperti hand sanitizer. “Waktu pandemi Covid-19 buat hand sanitizer dengan aroma terapi. Kami juga buat produk lilin aroma terapi dan lainnya,” kata Idris. “Untuk pembuatan produk serum anti acne kali ini, prosesnya lebih menantang. Semoga bisa merambah ke produk yang lainnya juga.”

Advertisement

Saat ini, proses pengembangan produk Zakea berada dalam bimbingan Inkubator Bisnis dan Inovasi Bersama (IBISMA) UII.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kopdar UMKM se-Jateng Program Sinergi RAMtivi di Jogja

News
| Minggu, 27 November 2022, 19:57 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement