PENGELOLAAN LINGKUNGAN: Dari Modal Kepercayaan, Environesia Menjangkau 38 Provinsi
Pendiri Environesia, Saprian, membangun bisnis jasa lingkungan dengan mengandalkan kepercayaan hingga memiliki 200 karyawan dan menangani proyek di 38 provinsi.
Kepala DPAD DIY, Monika Nur Lastiyani (kanan) berfoto bersama di sela-sela pembukaan Peer Learning Meeting (PLM), Selasa (12/7/2022)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA -- Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menggelar Peer Learning Meeting (PLM) bertajuk Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial 2022 di Hotel Grand Inna Malioboro, Selasa (12/7/2022).
Kegiatan yang berlangsung sejak Selasa-Kamis (11-14/7/2022) tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY Kepala DPAD DIY,Monika Nur Lastiyani.
Pada hari pertama, setelah pembukaan diisi dengan diskusi capaian dan pembelajaran pengembangan perpustakaan. Para peserta juga diajak bertukar pikiran terkait usaha berkelanjutan yang dilakukan untuk mengembangkan dan memperbaiki produk, pelayanan, ataupun proses dalam perpustakaan atau literasi.
BACA JUGA: 10 Fakta Virus Marburg, Dianggap Berbahaya dan Mematikan
Proses diskusi yang sangat cair sehingga membuat para peserta antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Kepala DPAD DIY Monika Nur Lastiyani mengapresiasi Perpusnas yang telah menggelar PLM dengan melibatkan para pionir inklusi sosial di DIY.
Program tersebut tentu akan sangat bermanfaat bagi DIY dalam upaya pengembangan literasi. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan indeks peningkatan literasi masyarakat berbasis inklusi sosial.
“Ini sejalan dengan apa yang diinginkan Pemda DIY bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan, kami selalu menggaungkan dari membaca kemudian menjadi karya. Ini adalah tahapan literasi. Kami sangat mengapresiasi Perpusna yang telah bersama-sama berkolaborasi,” katanya di sela-sela pembukaan kegiatan tersebut, Selasa.
Tahapan membaca diawali dari minat membaca, gemar membaca hingga kemudian menjadi budaya membaca. Ketika sudah sampai pada level budaya, maka membaca seharusnya menjadi gaya hidup.
Dengan begitu, masyarakat tidak sekadar tahu apa yang dibaca, namun juga mengerti apa yang dibaca, bisa melakukan apa yang dibaca dan bisa menghasilkan karya dari membaca.
“Harapannya lewat karya ini ke depan bisa meningkatkan kesejahteraan karena hasil karya itu bisa berbentuk barang maupun jasa. Dari membaca menjadi karya dan meningkatkan kesejahteraan. Ini poin terbesar dari program PLM ini,” ujarnya.
BACA JUGA: Penjahat Seksual Mengintai Anak di Jogja, Ini Saran Psikolog untuk Orang Tua
Upaya ini dilakukan antara Pusat, daerah hingga level kelurahan. Terbukti per 2021 indeks literasi DIY tertinggi di Indonesia, meski masih di angka cukup. Hal ini menjadi indikator bahwa minat membaca mulai meningkat. Ia berharap berharap pada tahun depan menjadi lebih baik.
Adapun para peserta PLM kali ini merupakan pionir yang sudah melakukan inklusi sosial yang tersebar di seluruh DIY. Mereka berada di level kabupaten dan kota hingga kelurahan yang sudah berhasil mengembangkan inklusi sosial.
"Pesertanya 15 orang sehingga lebih fokus dan efektif untuk menuntaskan tujuan ke arah literasi. Para peserta ini dari berbagai level termasuk kelurahan sehingga harapannya dia bisa menularkan ilmu dari hasil PLM ini ke masyarakat lain di lingkungannya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendiri Environesia, Saprian, membangun bisnis jasa lingkungan dengan mengandalkan kepercayaan hingga memiliki 200 karyawan dan menangani proyek di 38 provinsi.
Veda Ega Pratama mengamankan posisi start kedelapan Moto3 Malaysia 2026 setelah mencatat waktu 2 menit 10,855 detik di Q2.
Kementan mengkaji impor awal 100.000 sapi pada 2027 untuk mendukung swasembada susu dan meningkatkan produksi susu nasional.
Apple MacBook Pro OLED dikabarkan membawa layar sentuh, Dynamic Island, chip M5 Pro atau M5 Max, serta pembaruan fitur lainnya.
Garuda Indonesia memperbarui Manage My Booking untuk memudahkan penumpang mengubah jadwal, rute, dan mengajukan refund secara mandiri.
Bulog Semarang menambah kapasitas gudang sewa sekitar 20.000 ton untuk mengantisipasi lonjakan stok beras menjelang panen raya 2027.