DPRD Jogja Desak Usut Tuntas Kasus Daycare Little Aresha
Kasus daycare Jogja disorot DPRD. Polisi diminta usut tuntas dan pengawasan PAUD diperketat demi lindungi anak.
Aktivitas nelayan yang biasa menjadi sajian pemandangan khas Pantai Depok, Bantul./Instagram @pantaidepok
Harianjogja.com, BANTUL -- Sesuai arahan Gubernur Sri Sultan HB X, Pemda DIY akan segera menata Pantai Depok termasuk tata letak bangunan di sekitarnya. Menanggapi hal ini, Koperasi Wisata Mina Bahari 45 mengaku perlu mengomunikasikan dulu dengan warga.
Ketua Koperasi Wisata Mina Bahari, Sutarlan, menjelaskan untuk saat ini pihaknya masih fokus pada penataan internal untuk memperbaiki standar pelayanan kepada wisatawan. “Kalau relokasi saya belum sampai di situ. Dalam penataan akan ada tim, tim itu akan kami ajak berembuk,” ujarnya, Rabu (20/7/2022).
BACA JUGA: Suami-Istri di Bantul Ini Kompak Daftar Jadi Lurah, di Lokasi Pura-Pura Tak Kenal
Di Pantai Depok, bangunan untuk kuliner menempati lahan seluas sekitar 500 meter, maka sebisa mungkin dalam penataan ini jangan sampai menimbulkan masalah bagi warga. “Ini kan ada garis tengah, harapannya kalau yang depan ditata, yang belakang bisa beroperasi secara optimal,” katanya.
Dia mengakui jika nantinya ada relokasi atau bangunan kuliner yang dimundurkan, akan berpotensi memicu permasalahan di kalangan warga. “Saya kira nanti dikomunikasikan. Kalau masalah jelas masalah. Wong yang dulunya dapat rejeki banyak terus dipindah. Perlu dikomunikasikan,” ungkapnya.
Sutarlan percaya dengan penataan ini akan membuat perubahan yang lebih baik bagi perekonomian warga. “Kalau memang tidak harus mundur yan anti ditata yang bagus, lalu bagaimana menyikapi pengunjung-pengunjung yang tidak hanya seperti ini monoton, tapi harus peningkatan,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Bantul, Abdul halim Muslih, menuturkan karena Gubernur sudah menginstruksikan penataan ini, maka pihaknya segera membuat perencanaan. “Kami berpacu dengan waktu bagaimana membuat suatu perencanaan yang terintegrasi antarsektor,” ungkapnya.
Penataan lokasi kuliner yang ada saat ini akan dibuat agar bangunan tidak menutupi pemandangan laut. “Mungkin nanti dibuat Letter U atau bagaimana sehingga wisatawan bisa memandang secara bebas. Berarti ada penataan tempat kuliner ini,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus daycare Jogja disorot DPRD. Polisi diminta usut tuntas dan pengawasan PAUD diperketat demi lindungi anak.
Bea Cukai Madura menggagalkan pengiriman rokok ilegal ke Timor Leste dan menyita 21 juta batang rokok ilegal sepanjang Januari-Juni 2026.
Jadwal SIM Keliling Sleman Agustus 2026 lengkap di SCH, MPP, Satpas, dan SIMMADE beserta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026, lokasi layanan di Alun-Alun Kidul, MPP, Satpas, syarat perpanjangan SIM, serta biaya terbaru.
Kemenhub mengerahkan kapal patroli KPLP untuk mempercepat evakuasi KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di Laut Jawa.
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.