Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Aktivitas nelayan yang biasa menjadi sajian pemandangan khas Pantai Depok, Bantul./Instagram @pantaidepok
Harianjogja.com, BANTUL -- Sesuai arahan Gubernur Sri Sultan HB X, Pemda DIY akan segera menata Pantai Depok termasuk tata letak bangunan di sekitarnya. Menanggapi hal ini, Koperasi Wisata Mina Bahari 45 mengaku perlu mengomunikasikan dulu dengan warga.
Ketua Koperasi Wisata Mina Bahari, Sutarlan, menjelaskan untuk saat ini pihaknya masih fokus pada penataan internal untuk memperbaiki standar pelayanan kepada wisatawan. “Kalau relokasi saya belum sampai di situ. Dalam penataan akan ada tim, tim itu akan kami ajak berembuk,” ujarnya, Rabu (20/7/2022).
BACA JUGA: Suami-Istri di Bantul Ini Kompak Daftar Jadi Lurah, di Lokasi Pura-Pura Tak Kenal
Di Pantai Depok, bangunan untuk kuliner menempati lahan seluas sekitar 500 meter, maka sebisa mungkin dalam penataan ini jangan sampai menimbulkan masalah bagi warga. “Ini kan ada garis tengah, harapannya kalau yang depan ditata, yang belakang bisa beroperasi secara optimal,” katanya.
Dia mengakui jika nantinya ada relokasi atau bangunan kuliner yang dimundurkan, akan berpotensi memicu permasalahan di kalangan warga. “Saya kira nanti dikomunikasikan. Kalau masalah jelas masalah. Wong yang dulunya dapat rejeki banyak terus dipindah. Perlu dikomunikasikan,” ungkapnya.
Sutarlan percaya dengan penataan ini akan membuat perubahan yang lebih baik bagi perekonomian warga. “Kalau memang tidak harus mundur yan anti ditata yang bagus, lalu bagaimana menyikapi pengunjung-pengunjung yang tidak hanya seperti ini monoton, tapi harus peningkatan,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Bantul, Abdul halim Muslih, menuturkan karena Gubernur sudah menginstruksikan penataan ini, maka pihaknya segera membuat perencanaan. “Kami berpacu dengan waktu bagaimana membuat suatu perencanaan yang terintegrasi antarsektor,” ungkapnya.
Penataan lokasi kuliner yang ada saat ini akan dibuat agar bangunan tidak menutupi pemandangan laut. “Mungkin nanti dibuat Letter U atau bagaimana sehingga wisatawan bisa memandang secara bebas. Berarti ada penataan tempat kuliner ini,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.