Advertisement
Viral Perempuan Berjilbab Jadi Korban Begal Payudara di Ngaglik

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Begal payudara diduga berulah lagi di daerah Ngaglik, Sleman. Kali ini menimpa seorang wanita yang sedang melintas di Jalan Palagan Tentara Pelajar.
Hal tersebut dibagikan dalam akun Instagram @merapi_uncover. Dalam sebuah rekaman suara yang bersumber dari pemamahsegala, terdengar korban melaporkan kejadian itu kepada ayahnya. Ia mengirimkan voice note atau pesan suara dan juga pesan tulisan.
Advertisement
"Pak aku mau meh keno [hampir jadi korban] begal payudara lho neng Jalan Palagan," katanya sambil sesenggukan menangis.
Dalam tangkapan layar percakapan keduanya, sang ayah langsung membalas "trus kw saiki nndi [lalu kamu sekarang dimana]," tulis ayahnya.
Ayahnya juga mengirimkan dua pesan suara dan melanjutkan lagi dengan mengirim pesan tulisan. Ayahnya berpesan agar anaknya memakai jaket yang tebal. "Ssuk go jaket le kandel jaketku tnf kae. palagan ro gito gati cen rawan. kw nndi saiki nok," tulis ayahnya.
Baca juga: Perempuan Pulang Mengaji Jadi Korban Begal Payudara di Jogja
Korban lantas membalas bahwa ia sudah sampai UIN. Ia juga mengatakan bahwa saat itu ia sedang berhijab dan memakai cardigan. "Aku ki krudungan nggo cardigan tak deleh ngarep lo," jawab korban.
Berdasarkan kronologi yang dibagikan kakak korban dan ditulis ulang dalam caption @merapi_uncover, korban melintas di Jalan Palagan untuk merias atau make up klien di salah satu tempat.
Namun di perjalanan korban dibuntuti orang dan hampir melakukan begal payudara. "Di ikuti orang dari belakang dan HAMPIR melakukan grepe / begal payudara. lokasi Jl Palagan depan Bank BNI. diikuti dari p3an ayam artomoro- arah dmonaco," isi caption itu.
"jam 4.20 an dapet VN adekku nangis2 panik bilang hampir kena begal payudara. Pelaku memakai motor matic (Vario). jd papasan di per3an itu lalu pelaku membututi adekku. pas ddepan BNI adekku yg gaenak perasaan melihat spion & tampak pelaku sdh menjulurkan tangannya. seketika panik adekku teriak, klakson2 & sempet menendang motor pelaku (adekku tinggi / kakinya panjang) tetapi pelaku tidak sampai jatuh. kemudian pelaku panik dan masuk ke p3an arah lempongsari ( sebrang burjo) adekku berenti d burjo yg rame & menangis gemetara. FYI adek saya jilbab an," lanjut caption itu.
Sontak postingan menuai respons warganet. Salah satu akun bahkan menceritakan pengalaman serupa pada 2019 silam.
"Aku pernah kena tahun 2019 di daerah jalan Ahmad Dahlan. Pelaku pakai motor Scoopy dan sendirian. Mau marah/nendang gabisa/takut soalnya badanku kecil. Dan aku juga udah pakai jaket & rok panjang. Siapapun & seperti apapun kita bisa jadi korban, makin banyak orang jahat.. tetep waspada buat semuanya ya," tulis akun tersebut.
Sementara yang lain menilai bahwa Jogja kini semakin tidak aman. "Jogja gak berhati nyaman saiki???? meresahkan ????," tulis salah satu akun.
"Jl.gito gati.palagan.jl damai.jakal memang rawan. Mtr vario. Karna anak temen saya dan adik temen saya pernah jd korban belum lama ini. Ketemu tak kocok nggo geliga," sambung lainnya.
Bagi Anda kaum perempuan, tetap waspada di jalan ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : instagram
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Perhatian! Lusa, Polri Lakukan Flag Off One Way Secara Nasional
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kendaraan Keluar DIY Via Entry Tol Tamanmartani Meningkat, Sempat Dekati 1.000 Kendaraan Per Jam
- Jalur Wisata Pantai di Gunungkidul Ramai Lancar
- H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Kawasan Malioboro Padat Merayap
- H+3 Lebaran 2025, Pantai Parangtritis Dikunjungi 14.000 Wisatawan
- Arus Balik, Jalur Fungsional Tol di Tamanmartani Sempat Dilewati Lebih dari 1.000 Kendaraan per Jam
Advertisement
Advertisement