Kantor Kapanewon Ponjong Bakal Dipindah ke Pinggir Jalan Nasional
Pemkab Gunungkidul berencana memindahkan kantor Kapanewon Ponjong ke pinggir jalan nasional karena dinilai kurang strategis.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUl—Penyerapan anggaran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul di 2022 mencapai 96%. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan penyerapan di 2021 yang hanya sekitar 92%.
Sekretariat Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan, kinerja pemkab terus mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Khusus di 2022, banyak prestasi yang diraih. Selain berupa penghargaan dari mulai tingkat provinsi hingga nasional, dari sisi penyerapan anggaran juga lebih optimal.
Menurut dia, penyerapan anggaran di 2021 hanya di kisaran 92%. Jumlah ini bisa diperbaiki karena penyerapan bisa menyentuh 96% di 2022.
“Jadi penyerapannya bisa lebih maksimal ketimbang capaian di 2021. Kinerja yang baik juga akan terus ditingkatkan, khususnya dalam upaya mewujudkan kesejahteraan di masyarakat,” katanya.
Mantan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) ini mengungkapkan, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Sekretariat Daerah menjadi tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki serapan anggaran paling tinggi. Untuk tingkat kapanewon penyerapan tertinggi diraih Kapanewon Playen, Panggang dan Saptosari.
Baca juga: Target Pendapatan Sektor Pariwisata Bantul 2022 Tak Tercapai, Ini Penyebabnya..
“Serapan fisiknya hampir mencapai 100% dari pagu anggaran yang dialokasikan di 2022,” katanya.
Dia mencontohkan untuk dinas perhubungan dari pagu Rp23,8 miliar, dapat terserap Rp23,6 miliar; Sekretariat Daerah dari pagu Rp29,04 miliar mampu terserap Rp28,7 miliar. Hal sama terlihat di Kapanewon Playen dari pagu 3,1 miliar hampir terserap keseluruhan.
Berkat torehan prestasi ini, OPD maupun kapanewon yang memiliki serapan anggaran tertinggi memperoleh penghargaan dari Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Diharapkan dengan penghargaan tersebut dapat memicu kinerja yang lebih baik serta penyerapan anggaran yang lebih maksimal.
Hal ini dikarenakan dengan penyerapan anggaran yang maksimal jadi suatu penanda bahwa perekonomian dapat tumbuh dan berputar dengan baik. “Tentunya ada target yang harus dicapai memasuki tahun yang baru. Paling tidak tahun ini harus bisa lebih baik dibandingkan dengan 2022,” imbuh Sri Suhartanta.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta meminta kepada seluruh jajaran di lingkup OPD terus memperbaiki kinerja dalam upaya membangun Gunungkidul. kesamaan visi dan misi dibutuhkan guna mencapai target-target yang telah ditentukan.
“Soliditas dan solidaritas harus lebih diperkuat karena menjadi kunci dalam mencapai target-target yang ada,” katanya.
Dia berharap dengan adanya penghargaan kepada OPD maupun kapanewon yang memiliki penyerapan anggaran terbaik bisa menjadi penyemangat dalam meningkatkan kinerja serta layanan ke masyarakat.
“Tidak boleh patah semangat dan terus berkarkya demi mewujudkan pembangunan di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul berencana memindahkan kantor Kapanewon Ponjong ke pinggir jalan nasional karena dinilai kurang strategis.
Inflasi DIY Juni 2026 mencapai 0,37% secara bulanan. Kenaikan harga BBM non-subsidi menjadi penyumbang terbesar inflasi menurut BPS DIY.
Sebanyak 74 ASN Kemenag Kulonprogo mengikuti mentoring IT untuk meningkatkan kecakapan digital dan mendukung pelayanan berbasis teknologi.
Jadwal DAMRI Bandara YIA 2 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.
Tebing Breksi mencatat 24.338 kunjungan selama Juni 2026. Libur sekolah, promo wisata, dan Prambanan Jazz diprediksi mendongkrak wisata Sleman.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 2 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.