Dua Kakak Beradik Jadi Pelaku Pembakaran MI YAPPI Natah
Polres Gunungkidul mengungkap dua pelaku pembakaran MI YAPPI Natah merupakan kakak beradik berusia 14 dan 15 tahun.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUl—Penyerapan anggaran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul di 2022 mencapai 96%. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan penyerapan di 2021 yang hanya sekitar 92%.
Sekretariat Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan, kinerja pemkab terus mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Khusus di 2022, banyak prestasi yang diraih. Selain berupa penghargaan dari mulai tingkat provinsi hingga nasional, dari sisi penyerapan anggaran juga lebih optimal.
Menurut dia, penyerapan anggaran di 2021 hanya di kisaran 92%. Jumlah ini bisa diperbaiki karena penyerapan bisa menyentuh 96% di 2022.
“Jadi penyerapannya bisa lebih maksimal ketimbang capaian di 2021. Kinerja yang baik juga akan terus ditingkatkan, khususnya dalam upaya mewujudkan kesejahteraan di masyarakat,” katanya.
Mantan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) ini mengungkapkan, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Sekretariat Daerah menjadi tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki serapan anggaran paling tinggi. Untuk tingkat kapanewon penyerapan tertinggi diraih Kapanewon Playen, Panggang dan Saptosari.
Baca juga: Target Pendapatan Sektor Pariwisata Bantul 2022 Tak Tercapai, Ini Penyebabnya..
“Serapan fisiknya hampir mencapai 100% dari pagu anggaran yang dialokasikan di 2022,” katanya.
Dia mencontohkan untuk dinas perhubungan dari pagu Rp23,8 miliar, dapat terserap Rp23,6 miliar; Sekretariat Daerah dari pagu Rp29,04 miliar mampu terserap Rp28,7 miliar. Hal sama terlihat di Kapanewon Playen dari pagu 3,1 miliar hampir terserap keseluruhan.
Berkat torehan prestasi ini, OPD maupun kapanewon yang memiliki serapan anggaran tertinggi memperoleh penghargaan dari Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Diharapkan dengan penghargaan tersebut dapat memicu kinerja yang lebih baik serta penyerapan anggaran yang lebih maksimal.
Hal ini dikarenakan dengan penyerapan anggaran yang maksimal jadi suatu penanda bahwa perekonomian dapat tumbuh dan berputar dengan baik. “Tentunya ada target yang harus dicapai memasuki tahun yang baru. Paling tidak tahun ini harus bisa lebih baik dibandingkan dengan 2022,” imbuh Sri Suhartanta.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta meminta kepada seluruh jajaran di lingkup OPD terus memperbaiki kinerja dalam upaya membangun Gunungkidul. kesamaan visi dan misi dibutuhkan guna mencapai target-target yang telah ditentukan.
“Soliditas dan solidaritas harus lebih diperkuat karena menjadi kunci dalam mencapai target-target yang ada,” katanya.
Dia berharap dengan adanya penghargaan kepada OPD maupun kapanewon yang memiliki penyerapan anggaran terbaik bisa menjadi penyemangat dalam meningkatkan kinerja serta layanan ke masyarakat.
“Tidak boleh patah semangat dan terus berkarkya demi mewujudkan pembangunan di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Gunungkidul mengungkap dua pelaku pembakaran MI YAPPI Natah merupakan kakak beradik berusia 14 dan 15 tahun.
KA Malabar tertemper truk di Klaten, Kamis (27/8/2026). Sejumlah perjalanan KA Daop 6 Jogja terdampak keterlambatan hingga 289 menit.
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp81.800 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional berdasarkan PIHPS hari ini, Kamis 27 Agustus 2026.
Demo 27 Agustus di Kompleks DPR dikawal ketat. Water cannon, kendaraan lapis baja, dan 18.504 personel disiagakan.
Banjir bandang Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan ratusan orang hilang. Simak kronologi dan dugaan pemicunya.