Jelang Porda 2027, Fasilitas Olahraga Sleman Masih Jadi Kendala
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Chiki Ngebul / Ist
Harianjogja.com, BANTUL — Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jogja menggelar inspeksi bersama terkait dengan makanan olahan siap saji chiki ngebul atau biasa disebut cikbul .
Kepala Seksi Farmasi, Makanan, Minuman, dan Alat Kesehatan, Heru Purwanto Dinas Kesehatan Bantul, mengatakan inspeksi tersebut dilakukan setelah kasus anak keracunan cikbul merebak di beberapa daerah di Indonesia.
“Kemarin [Rabu, 11/1/2023] itu, kami melakuka inspesksi di tiga lokasi antara lain di Pasar Seni Gabusan, Paseban, dan Pasar Code, Jetis,” kata Heru dihubungi pada Jumat, (13/1/2023).
Kata Heru, tiga lokasi tersebut dipilih karena besarnya kemungkinan keberadaan penjual cikbul di sana. Ketika Dinkes Bantul dan BPOM Jogja menyambangi tiga lokasi tersebut, mereka tidak menemui penjual cikibul yang sedang aktif berjualan. “Penjual cikbulnya pada libur. Namun, ada juga kami menemui penjual cikbul tetapi mereka baru tidak berjualan,” katanya.
BACA JUGA: Ratusan Penjual Jajanan Sekolah di Sleman Ditandai Stiker
Heru beserta jajarannya dan BPOM Jogja kemudian memberikan edukasi kepada penjual cikibul tersebut kaitannya dengan campuran nitrogen cair (LN2) yang di beberapa wilayah di Indonesia menyebabkan konsumen keracunan.
Tegasnya, Dinkes Bantul akan memantau situasi terkait kasus cikibul. Apabila Dinkes Bantul menerima laporan dari masyarakat terkait kasus tersebut maka mereka akan segera menindaklanjutinya.
“Di Bantul sendiri belum ada kasus [keracunan cikibul]. Jadi kami masih memantau situasi. Apabila nanti ada laporan dari masyarakat maka akan segera kami tindaklanjuti,” ucapnya. Heru menegaskan bahwa tidak tepat apabila penjual mencampurkan nitrogen cair pada makanan.
“Memang bukan peruntukannya nitrogen cair itu kalau dicampur ke makanan. Soalnya dalam beberapa kasus dapat menyebabkan keracunan. Jadi masyarakat ya jangan mengkonsumsi [cikibul],” lanjutnya.
Lebih jauh, edukasi yang diberikan Dinkes Bantul dan BPOM Jogja menyasar pada penggunaan nitrogen cair secara tepat guna. Nitrogen cair dapat digunakan pada makanan dengan maksud dan tujuan tertentu seperti sebagai bahan tambahan pembuatan es krim yang digunakan sebagai pendingin bukan dicampur ke dalam makanan.
“Ada yang digunakan untuk makanan, tapi tergantung dari kualitas makanan seperti untuk industri. Bukan digunakan sebagai bahan tambahan pangan yang langsung dikonsumsi oleh konsumen,” pungkas Heru.
Baik Dinas Kesehatan Bantul maupun BPOM Jogja mengimbau kepada pelaku usaha ciki ngebul yang ditemui untuk melakukan penarikan stand penjualan mereka hingga BPOM selesai melakukan kajian atau penelitian terhadap keamanan produk olahan yang mengandung nitrogen cair tersebut.
Dari serangkaian kegiatan tersebut Dinkes Bantul dan BPOM Jogja berharap masyarakat lebih bijak dalam memilih makanan yang aman dan tidak untuk dikonsumsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Penelitian University of Sydney menemukan bahwa berhenti sejenak sebelum bereaksi dapat membantu mengelola emosi dan mencegah keputusan impulsif.
Cara cek NIK KTP dipakai untuk pinjol melalui SLIK OJK secara online dan offline. Ketahui langkah-langkahnya untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi.
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi berpeluang menciptakan All Indonesian final di WTA 500 Monterrey Open 2026 setelah berada di jalur berbeda.
10 developer game mobile Jepang bangkrut hingga Juli 2026. Biaya produksi dan persaingan game China-Korea memperberat tekanan industri.
Pangeran Harry dan Elton John diperintahkan membayar sementara Rp230 miliar kepada penerbit Daily Mail setelah gugatan privasi mereka ditolak pengadilan Inggris