Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman Dilanjutkan, 11 Lahan Dibebaskan
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
-
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kawasan Pegunungan Menoreh menjadi wilayah yang banyak ditemukan kasus malaria. Salah satu alasannya karena ditemukan beberapa jenis nyamuk penyebab malaria.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo, Arief Musthofa mengatakan bahwa sepanjang pegunungan Menoreh ditemukan banyak nyamuk yang menularkan malaria.
“Apabila ada penderita malaria yang datang ke pegunungan Menoreh, hasilnya ya jadi rentan karena tingkat penularannya tinggi. Spesies nyamuk malaria di pegunungan Menoreh itu lengkap,” kata Arief dihubungi pada Senin (27/3/2023).
Arief menambahkan bahwa selama triwulan pertama tahun 2023, Dinkes telah menemukan tiga kasus malaria di Samigaluh dan Kokap II. Sementara di tahun 2022, kasus malaria di Kulonprogo mencapai 97 kasus.
“Terkait kasus malaria pada tahun 2022 ada kasus penularan setempat. Kasus itu juga import dari daerah lain. Karena kasus di Purworejo itu belum terkendali, jadi beberapa kasus di Kulonprogo ya import dari Purworejo,” katanya.
Sejauh ini, Dinkes telah melakukan kelambunisasi dan Juru Malaria Desa (JMD) yang telah mencapai 88 orang. JMD tersebut berperan mencari survailans aktif dengan berkunjung rumah ke rumah. Daerah utama sasaran ada di pegunungan Menoreh.
“Penanggulangan kenaikan kasus di Samigaluh kan juga ada penyuluhan dan penyemprotan rumah, lalu pengambilan darah masal. Ketika ada kasus, kami langsung adakan kontak survei untuk menghindari penularan setempat,” ucapnya.
Lebih jauh, Arief menerangkan bahwa Dinkes juga telah melakukan larvasiding melalui JMD guna menekan pertumbuhan nyamuk. Jentik nyamuk tersebut diintervensi sehingga tidak akan berubah menjadi nyamuk. Hanya saja Dinkes masih menemukan kendala ketika musim hujan proses larvasiding tersebut menjadi sulit karena genangan air justru akan terbawa arus air.
Larvasiding tersebut menggunakan cairan dan granule yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan kepada Dinkes. Terkakhir Dinkes menyalurkan kepada JMD.
“Kami juga ada penguatan jejaring tata laksana malaria yang melibatkan seluruh fasyankes di Kulonprogo dengan dua rumah sakit rujukan malaria yang ditunjuk yaitu RS Nyi Ageng Serang dan RSUD Wates,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
BGN membuka ruang bagi mitra MBG mengganti yayasan yang dinilai tak berkontribusi. Mitra dapat mengajukan yayasan baru melalui portal registrasi.
Kesehatan ginjal anak perlu dijaga sejak dini. Simak tujuh cara merawat ginjal anak untuk membantu mencegah masalah kesehatan di kemudian hari.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 4 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C, sementara Kulon Progo cerah.
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai calon legenda sepak bola setelah Spanyol menang 3-1 atas Republik Ceko.
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.