Rupiah Tembus Rp17.000, Ekonom UMY Soroti Tekanan Global
Rupiah melemah ke Rp17.000 per dolar AS, ekonom UMY soroti dampak global dan risiko ekonomi Indonesia 2026
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja berupaya menekan angka Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui program kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit DBD.
Salah satu ASN dari Dinkes Kota Jogja, Rubangi, 59 mendapatkan penghargaan World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta dari Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) dan Yayasan Tahija terkait dengan upayanya menekan DBD.
Melalui teknologi wolbachia, angka penderita DBD bisa turun. Jumlah penderita DBD pada Maret 2023 hanya 20 kasus. "Tidak menyangka mendapatkan penghargaan, ini tidak terlepas dari penggerak masyarakat untuk terus melakukan penanggulangan penyakit DBD," ucapnya dalam keterangan resminya dikutip, Jumat (7/4/2023).
Dia menjelaskan program pencegahan dan pengendalian DBD melibatkan 8.000 kader kesehatan dari tiga wilayah. Mulai dari Kota Jogja, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul. Penelitian dan implementasi teknologi wolbachia ini juga telah dilakukan di 122 kelurahan dengan luasan 231 km² dan melindungi 2,2 juta penduduk.
Salah satu upaya Pemkot Jogja dalam menekan angka DBD melalui program satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik). Sehingga angka kematian akibat DBD bisa ditekan. Kota Jogja pernah menghadapi kejadian luar biasa pada 2016 silam. Di mana angka penderita DBD mencapai 1690 jiwa.
Pemerintah bekerja sama dengan FK-KMK UGM melakukan penelitian selama 11 tahun dan sampai saat ini secara efektif berhasil menurunkan 77 persen kasus DBD serta menurunkan 86 persen tingkat rawat inap akibat DBD. Bahkan pada Maret 2023 angkanya bisa ditekan menjadi 20 kasus penderita DBD.
"Namanya bekerja ada hambatan dan kendala namun kami selalu berkomunikasi bersama puskesmas, kelurahan dan kemantren dalam upaya pencegahan DBD di Kota Jogja," ucapnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah melakukan 3M. Menguras tempat penampungan air. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.
BACA JUGA: Gas Elpiji Diduga Bocor, Dapur Rumah Warga Gunungkidul Terbakar
"Harapannya dengan adanya pelepasan nyamuk, masyarakat tetap melaksanakan gerakan satu rumah satu jumantik." (Anisatul Umah).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah melemah ke Rp17.000 per dolar AS, ekonom UMY soroti dampak global dan risiko ekonomi Indonesia 2026
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.
Chelsea dikabarkan segera menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru dengan kontrak empat tahun usai tercapai kesepakatan prinsip.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.