DIY-Selandia Baru Bahas Kerja Sama Peternakan dan Pengadaan Sperma Sapi
DIY dan Selandia Baru menjajaki sister province. Kerja sama ini membahas pertanian, peternakan, pendidikan, kebudayaan, hingga pengiriman sperma sapi.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja berupaya menekan angka Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui program kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit DBD.
Salah satu ASN dari Dinkes Kota Jogja, Rubangi, 59 mendapatkan penghargaan World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta dari Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) dan Yayasan Tahija terkait dengan upayanya menekan DBD.
Melalui teknologi wolbachia, angka penderita DBD bisa turun. Jumlah penderita DBD pada Maret 2023 hanya 20 kasus. "Tidak menyangka mendapatkan penghargaan, ini tidak terlepas dari penggerak masyarakat untuk terus melakukan penanggulangan penyakit DBD," ucapnya dalam keterangan resminya dikutip, Jumat (7/4/2023).
Dia menjelaskan program pencegahan dan pengendalian DBD melibatkan 8.000 kader kesehatan dari tiga wilayah. Mulai dari Kota Jogja, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul. Penelitian dan implementasi teknologi wolbachia ini juga telah dilakukan di 122 kelurahan dengan luasan 231 km² dan melindungi 2,2 juta penduduk.
Salah satu upaya Pemkot Jogja dalam menekan angka DBD melalui program satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik). Sehingga angka kematian akibat DBD bisa ditekan. Kota Jogja pernah menghadapi kejadian luar biasa pada 2016 silam. Di mana angka penderita DBD mencapai 1690 jiwa.
Pemerintah bekerja sama dengan FK-KMK UGM melakukan penelitian selama 11 tahun dan sampai saat ini secara efektif berhasil menurunkan 77 persen kasus DBD serta menurunkan 86 persen tingkat rawat inap akibat DBD. Bahkan pada Maret 2023 angkanya bisa ditekan menjadi 20 kasus penderita DBD.
"Namanya bekerja ada hambatan dan kendala namun kami selalu berkomunikasi bersama puskesmas, kelurahan dan kemantren dalam upaya pencegahan DBD di Kota Jogja," ucapnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah melakukan 3M. Menguras tempat penampungan air. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.
BACA JUGA: Gas Elpiji Diduga Bocor, Dapur Rumah Warga Gunungkidul Terbakar
"Harapannya dengan adanya pelepasan nyamuk, masyarakat tetap melaksanakan gerakan satu rumah satu jumantik." (Anisatul Umah).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY dan Selandia Baru menjajaki sister province. Kerja sama ini membahas pertanian, peternakan, pendidikan, kebudayaan, hingga pengiriman sperma sapi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 18 September 2026 melayani 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarifnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 18 September 2026 melayani rute PP dengan tarif Rp12.000. Cek jam keberangkatan dari Malioboro dan Pantai Parangtri
Tim penyidik KPK menggeledah tiga ruangan di kompleks Kementerian ATR/BPN Jakarta dan membawa tiga koper terkait penyidikan suap HGB.
BBWSSO selesaikan uji sampel air sungai di Gunungkidul. Hasilnya kategori cemar ringan namun tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Stasiun Geofisika Manado mencatat 515 gempa tektonik guncang Sulawesi Utara selama Agustus 2026. Gempa terbesar capai magnitudo 6,5.