Advertisement
Kakak Beradik Hilang di Pantai Parangracuk Gunungkidul Diduga Bikin Konten
Petugas SAR Satlinmas saat mencari keberadaan Sapuan, Koki asal Solo yang hilang di Pantai Siung. Foto diambil Kamis (31/3/2022) - Istimewa SAR Satlinmas Wilayah I DIY
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kakak beradik yang hilang di Pantai Parangracuk Kapanewon Saptosari Gunungkidul diduga terseret arus karena membuat konten video. Hal ini tak lepas adanya video rekaman dari salah satu ponsel milik seorang korban.
Kapolsek Saptosari, AKP Kusnan Priyono mengatakan, sebelum hilang Tono Hidayat dan Aris Setiatmoko asal Kapanewon Gedangsari, pada Kamis (27/4/2023) sempat pamitan ke keluarga untuk bermain di pantai. Keduanya sempat merekam aksi mereka di sekitar tebing di sekitar lokasi hilang.
Advertisement
Hal itu didasarkan pada rekaman video di salah satu ponsel yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, juga ada rekaman saat keduanya terseret ombak di laut.
“Rekaman dibuat pada Kamis sekitar pukul 11.30 WIB. Keduanya bermain di pantai dekat tebing,” kata Kusnan kepada wartawan, Jumat (28/4/2023).
Baca juga: Kakak Beradik di Gunungkidul Terseret Ombak Pantai Parangracuk, 1 Jenazah Ditemukan
Menurut dia, usai mendapatkan laporan upaya pencarian terus dilakukan. Namun hingga sekarang baru satu korban atas nama Aris yang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
“Proses pencarian satu korban lainnya masih berlangsung,” katanya.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, berdasarkan temuan video dengan durasi tiga jam, diduga kuat kedua korban sedang membuat konten video.
Pihaknya menduga kedua orang ini sedang membuat konten. Sebab, ada video berdurasi sekitar 3 jam ditemukan. Ia tidak menampik di sekitar lokasi sempat viral, tapi lokasinya sangat berbahaya karena saat terjatuh langsung terhempas ke laut lepas.
“Diduga membuat konten, karena ada rekaman,” kata Suris.
Menurutnya, upaya pencarian satu korban masih berlangsung. Selain melakukan pengamatan dari tebing dan menyisir laut menggunakan perahu dan jetsi, pencarian juga menggunakan drone.
“Baru satu korban yang diketemukan. Untuk sang kakak masih dalam pencarian tim gabungan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
- Gangguan Teknis, KA Tambahan Jogja-Pasar Senen Mogok di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement








