Hindari Sanksi, Revisi Perda Pajak dan Retribusi Gunungkidul Ditarget Rampung 14 Hari
Pemkab dan DPRD Gunungkidul merampungkan revisi Perda Pajak dan Retribusi dalam 14 hari untuk menghindari sanksi dari Kemendagri.
Ilustrasi sifilis./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan kasus penyakit menular seksual sifilis relatif terkendali. Meski demikian, masyarakat diminta tetap mewaspadai penyebaran penyakit ini.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, sudah mendengar adanya peningkatan kasus sifilis di Indonesia. Meski demikian, ia memastikan hal tersebut tidak terjadi di Bumi Handayani.
“Kasusnya terhitung rendah dan tidak ada lonjakan,” kata Dewi, Jumat (12/5/2023).
Dewi menekankan, meski penyebaran penyakit ini masih terhitung rendah, tapi masyarakat diminta tetap waspada. Kasus sifilis termasuk kategori penyakit menular seksual.
Oleh karenanya, sambung Dewi, upaya pencegahan tidak berbeda jauh dengan penanggulangan HIV/Aids. Cara paling aman adalah dengan setia pada pasangan. Pasalnya, dengan tidak bergonta ganti pasangan maka potensi terhindar penyakit seksual akan lebih kecil.
Baca juga: Berangkat dari Jogja dengan Kereta Api, Perjalanan Jarak Jauh Lebih Cepat 1 Jam
Selain itu, untuk pencegahan juga bisa dilakukan terus memakai alat kontrasepsi pada saat berhubungan seksual. “Paling aman dengan setia pada pasangan. Sebab, kalau bergonta ganti tidak hanya potensi sifilis, tapi juga dapat terjangkit HIV/Aids,” katanya.
Dewi menambahkan, upaya pencegahan di masyarakat akan terus dilakukan. Sosialisasi tidak hanya sebatas penyakit menular seksual, tapi juga menyasar penyakit yang lainnya.
“Paling penting untuk kesehatan adalah terus menjalankan hidup bersih dan sehat, serta rajin berolahraga sehingga tubuh bisa tetap vit. Saat tubuh vit, maka tidak gampang terserang penyakit,” katanya.
Peran Aktif
Anggota Komisi D DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S mengatakan, berbagai potensi penyebaran penyakit harus tetap diwaspadai. Oleh karenanya, pemkab harus mengambil peran aktif untuk pencegahan.
Langkah yang bisa diambil dalam pencegahan penyakit sifilis, salah satunya dengan menggalakkan sosialisasi tentang kesehatan masyarakat. “Dengan sosialisasi, maka masyarakat bisa paham tentang potensi penyakit yang bisa menyerang tubuh. Jadi, dengan memberikan pemahaman yang baik, maka upaya pencegahan bisa lebih dimaksimalkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab dan DPRD Gunungkidul merampungkan revisi Perda Pajak dan Retribusi dalam 14 hari untuk menghindari sanksi dari Kemendagri.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 12 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa, 13 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan tarif tiket Rp8.000.
Serikat pekerja Gunungkidul meminta survei Kebutuhan Hidup Layak kembali dilakukan sebagai bahan pertimbangan penetapan UMK 2027.
Inter Milan menjamu Club Brugge pada Liga Champions 2026/2027, Rabu 14 Oktober pukul 02.00 WIB. Kedua tim memburu poin pertama setelah kalah di laga pembuka.
Huawei Pura X View terjual sekitar 449.800 unit di China hingga pekan ke-39 2026. Simak harga, spesifikasi layar, kamera 200 MP, dan baterainya.