Kalitalang dan Plunyon Diserbu Wisatawan saat Tren Trail Run
Kunjungan wisata TNGM naik 21% sepanjang awal 2026. Kalitalang dan Plunyon jadi lokasi favorit wisatawan dan pecinta trail run.
Industri tekstil./JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Puluhan industri baru tumbuh selama satu semester tahun 2023 di Kabupaten Kulonprogo. Tumbuhnya sektor industri menjadi gejala positif usai Pademi Covid-19.
BACA JUGA: Sebanyak 229 Industri Baru Tumbuh di Kulonprogo
Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulonprogo, Ade Wahyudiyanto mengatakan ada 61 industri baru sejak Januari sampai akhir Juni 2023.
“Triwulan pertama tumbuh 27 industri dan triwulan kedua ada 34 industri yang mulai merintis usahanya. Kalau total sampai akhir tahun 2022 ada 15.847,” kata Ade dihubungi, Minggu (16/7/2023).
Menurut Ade, industri merupakan suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan.
Dia juga menjelaskan jumlah industri tersebut naik-turun. Hanya saja tidak ada angka pasti terkait penurunan industri tersebut. Ade mengaku pihaknya kesulitan dalam mendata industri yang telah tutup.
“Memang menjadi pekerjaan rumah kami terkait industri yang bangkrut atau tutup. Industri kecil memang tidak dapat kami perkirakan [data]. Kadang ada yang memang baru tidak berproduksi lama tapi tidak mati. Soalnya perizinan NIB di OSS juga masih aktif,” katanya.
Mayoritas industri yang ada di Kabupaten Kulonprogo bergerak di sektor makanan dan minuman. Dari jumlah 15.847 industri yang ada, sekitar 11.000 di antaranya merupakan indutri pengolahan makanan dan minuman.
“Sisanya ya industri batik, kerajinan serat alam, ada juga olahan bahan bangunan dan alat tekonologi tepat guna yang kecil-kecil,” ucapnya.
Guna meningkatkan kompetensi dan kualitas produk serta mendorong pertumbuhan industri baru, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulonprogo telah memberikan pendampingan secara berkelanjutan.
“Kami mendampingi pelaku usaha dari sisi legalitas usahanya. Turunannya ada juga pendampingan sertifikat halal. Kami juga punya pendampingan program sertifikat tingkat komponen dalam negeri [TKDM],” lanjutnya.
Sertifikat TKDM penting ketika industri kecil ingin terlibat dalam pekerjaan atau tender dari pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata TNGM naik 21% sepanjang awal 2026. Kalitalang dan Plunyon jadi lokasi favorit wisatawan dan pecinta trail run.
Warga Kulonprogo dikejutkan paket misterius berisi mainan pocong kecil yang dikirim tanpa pesanan. Polisi imbau warga tetap tenang.
Lolos SNBT 2026? Berikut panduan lengkap daftar ulang ke PTN, mulai dari rincian dokumen yang harus disiapkan hingga tahapan prosesnya.
Dua insiden pelajar terjadi di Jogja, mulai pelemparan sekolah hingga remaja membawa sajam. Polisi masih menyelidiki motif kejadian.
Belum lolos UTBK SNBT 2026? Jangan panik. Simak enam langkah strategis, mulai dari jalur mandiri PTN hingga beasiswa, untuk tetap melanjutkan kuliah.
Gotong Royong dan Upcycling Plastik, SDN Susukan Wujudkan Taman Sekolah Ramah Lingkungan