Rekonstruksi Kasus Daycare di Jogja Diwarnai Teriakan Orang Tua Korban
Rekonstruksi kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha diwarnai teriakan orang tua korban. Mereka menuntut hukuman maksimal bagi para tersangka.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA–Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menilai tahun 2045 teknologi akan mempengaruhi kehidupan manusi. Oleh karena itu Sultan meminta generasi muda tetap miliki rasa kemanusiaan.
“Logika saya teknologi akan menguasai 2045, teknologi akan mewarnai dan bisa menyelesaikan tantangan kita di masa depan,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Jumat (18/8/2023).
Menurut Sultan perkembangan teknologi akan memberikan perubahan besar bagi kehidupan manusia. Sultan mencontohkan di masa mendatang pekerjaan akan lebih banyak dilakukan oleh sistem, sehingga pekerjaan yang dilakukan oleh manusia akan semakin berkurang.
BACA JUGA : Demi Indonesia Emas 2045, Prabowo Usulkan Makan Siang dan Susu Gratis untuk Anak Sekolah
Selain itu, menurut Sultan kantor pun tidak harus berbentuk bangunan secara fisik, namun dapat virtual. Berbagai perubahan tersebut menurut Sultan akan mengubah peradaban manusia.
“Dengan penguasaan teknologi itu bekerja lebih mudah tetapi bisa juga mengubah peradaban, menjadi peradaban baru,” katanya.
Ia menambahkan pola pikir generasi muda di masa mendatang pun dapat mulai berubah. Apabila dahulu banyak orang yang menginginkan untuk memiliki properti, atau kendaraan pribadi, namun di masa mendatang, generasi muda mungkin tidak terlalu menginginkannya.
Dengan perkembangan zaman, semakin banyak properti yang disewakan dengan biaya yang terjangkau yang dapat menjadi opsi bagi generasi muda. Selain itu, generasi muda mungkin akan berpikir dua kali untuk dapat membeli properti karena mempertimbangkan pajak yang ada.
Sultan pun berharap generasi muda tetap memiliki rasa kemanusiaan di tengah perkembangan teknologi tersebut.
BACA JUGA : Mewujudkan Indonesia Emas 2045, Saatnya Pemuda Jadi Penggerak Perubahan
“Sekarang bagaimana RI mendesain bagaimana menghadapi tantangan masa depan teknologi itu, menjadi kehidupan yang akan generasi muda nikmati. Itu akan tumbuh rasa kemanusiaannya yang makin besar atau sebaliknya menjadi ‘robot’. Jadi robot kehidupan itu ya itu saja, tidak ada variasi apapun. Karena anda pun sekarang sudah menikmati dengan IT,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rekonstruksi kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha diwarnai teriakan orang tua korban. Mereka menuntut hukuman maksimal bagi para tersangka.
Cemas di malam hari ternyata dipicu stres dan aktivitas digital. Simak penjelasan ahli dan cara mengatasinya agar tidur lebih nyenyak.
Kasus penagihan utang di Ponjong Gunungkidul berujung penganiayaan, tiga tersangka diamankan polisi.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250, pemerintah akui ada pergeseran ke Pertalite namun belum berdampak besar pada subsidi.
Fête de la Musique 2026 digelar di Jogja, hadirkan musisi emerging dan perkuat kolaborasi budaya Indonesia–Prancis.
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.