Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Direktur Utama BOB, Agustin Perangin-angin saat memberikan sambutan dalam Pelatihan dan Sertifikasi Hospitality SDM Parekraf di Kawasan Pariwisata Borobudur di Hotel Santika di Kalurahan Logandeng, Playen. Senin (21/8/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Otorita Borobudur (BOB) memfasilitasi 20 muda-mudi asal Gunungkidul untuk magang di hotel berbintang. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor kepariwisataan.
Direktur Utama BOB, Agustin Perangin-angin mengatakan, pihaknya menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Hospitality SDM Parekraf di Kawasan Pariwisata Borobudur. Total ada 20 peserta asal Gunungkidul yang mengikuti program ini selama tiga bulan.
“Muda-mudi yang terpilih berasal dari Kapanewon Saptosari, Patuk, Semin, Ponjong, Gedangsari dan Tepus,” katanya pada saat pembukaan pealtihan di Hotel Santika di Kalurahan Logandeng, Playen, Senin (21/8/2023).
Dia menjelaskan, kegiatan tidak hanya diisi dengan materi, namun juga ada program magang di hotel berbintang. Total pelatihan berlangsung selama tiga bulan.
Baca juga: Transaksi Janggal Rp349 Triliun, Mahfud MD: Pemerintah Sudah Bentuk Satgas
“Untuk magangnya berlangsung selama 75 hari. Untuk pelatihan sama dengan karyawan hotel yang berkaitan dengan front office, food and beverage dan housekeeping,” katanya.
Angin berharap pelatihan ini dapat berjalan dengan lancar karena sebagai upaya mendukung peningkatan SDM di sektor kepariwisataan. Tujuan utama dari kegiatan memberikan pengalaman kepada para peserta berkaitan dengan hospitality atau proses layanan kepada wisatawan.
“Jadi yang ikut tidak hanya dari kalangan pengelola wisata, tapi juga ada yang baru lulus sekolah dan para generasi muda. Nantinya setelah pelatihan selesai akan diuji untuk mendapatkan sertifikasi,” katanya.
Menurut dia, sertifikasi ini penting karena menjadi bukti dan memiliki kompetensi yang baik dalam upaya menyambut dan menerima calon wisatawan. “Upaya sertifikasi untuk peningkatan SDM kepariwisataan terus dilakukan untuk layanan di destinasi wisata yang lebih baik,” katanya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul, Aria Nugrahadi mendukung penuh upaya pelatihan untuk peningkatan kapasitas SDM kepariwisataan yang dilakukan oleh BOB. Menurut dia, kegiatan ini memberikan nilai manfaat yang sangat penting, khususnya untuk mengurangi jumlah angka pengangguran di DIY, khususnya di Gunungkidul.
“Angka pengangguran terbuka terus turun setiap tahunnya. Jadi pelatihan ini sangat bermanfaat karena juga bisa meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki para peserta,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bidang Industri dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata DIY, RR Fitri Diah Wahyuni. Menurut dia, peningkatan kemampuan SDM tidak hanya untuk pengembangan pariwisata, namun juga bisa berperan dalam upaya peningkatan kesejahteraan bagi pelaku wisata.
“Semoga pelatihan berjalan dengan lancar dan para peserta mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.