Kekeringan Landa 17 Kapanewon di Gunungkidul, 14 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Direktur PDAM Toto Sugiharto (paling depan) bersama dengan Kepala Bidang Keterpaduan Pengelolaan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPISDA) Serayu Opak Yuliana Tandju saat meninjau lokasi sumber air di Sungai Bawah Tanah Ngobaran di Kalurahan Kanigoro, Saptosari. foto diambil Jumat (6/8/2023) / istimewa PDAM Tirta Handayani
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Toto Sugiharto berharap sungai bawah tanah Bribin 2 atau Sindon di Kalurahan Dadapayu, Semanu bisa kembali dioperasikan.
Pasalnya, sejak terjadinya Badai Cempaka di akhir 2017 lalu, sarana pengelolaan air di instalasi sumber sungai bawah tanah tersebut macet hingga sekarang.
“Kalau bisa dihidupkan lagi. Sebab dengan tambahan produksi, maka bisa memperkuat layanan di Kapanewon Tepus dan Rongkop,” kata Toto saat dihubungi, Kamis (7/9/2023).
BACA JUGA: Bupati Serahkan STNK Motor Dinas ke Lurah Seluruh Gunungkidul
Meski berada di wilayah Gunungkidul, namun pemkab maupun PDAM tidak memiliki kewenangan didalam pengelolaan Sumber Sindon. Pasalnya, kewenangan masih berada di tangan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO).
“Kewenangan sepenuhnya berada di BBWSO. Kabar terakhir sudah ada review desain untuk menghidupkan kembali, tapi pelaksanaan perbaikan kami belum mengetahuinya,” kata Toto.
Dia menambahkan, pengoperasian Sindon dengan teknologi mikrohidro dengan cara membuat bendungan di aliran sungai bawah tanah. Adapun prosesnya harus dibor sedalam 104 meter.
“Dengan teknologi ini maka air bisa mengalir sampai permukaan. Tapi karena pompa hidrolis terendam banjir akibat dampak Badai Cempaka, maka tidak bisa berfungsi hingga sekarang,” ungkapnya.
Menurut dia, setelah mengalir di permukaan masih harus diangkat menggunakan mesin pompa ke bak penampungan di atas bukit yang memiliki ketinggian sekitar 100 meter. “Tidak ada masalah karena kami punya alatnya untuk menaikan ke bak penampungan kemudian disalurkan ke warga,” katanya.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntarningsih mengatakan, di sisi potensi, Gunungkidul memiliki banyak sumber air bawah tanah yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga. Hanya saja, keberadan sumber-sumber ini belum bisa dioptimalkan karena kemampuan anggaran milik pemkab yang masih sangat terbatas.
“Jadi dampaknya masih ada masalah kekeringan hingga warga kesulitan mendapatkan air bersih di musim kemarau,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.