Tzu Chi Sinar Mas dan Paguyuban Sinar Mas Bantu 71 Siswa SDN Kenteng 2
Misi Pendidikan Tzu Chi Sinar Mas bersama Paguyuban Sinar Mas Yogyakarta menggelar kegiatan bakti sosial di SDN Kenteng 2
Bacaleg DPRD DIY dari Partai Gerindra untuk Dapil Kota Jogja Diaz Ayu Maylanda (kanan), bacaleg DPRD DIY dari Partai PDIP untuk Dapil Kota Jogja R.B. Dwi Wahyu B. (tengah), serta Wapemred Harian Jogja Nugroho Nurcahyo (kiri) dalam talkshow Obrolan Bacaleg \"HUT Ke-267 Kota Jogja: Membangun dengan Semangat Tatag, Teteg, Tutug” pada Kamis, (5/10/2023). (Harian Jogja/Lajeng Padmaratri)
Harianjogja.com, JOGJA—Prevalensi stunting kasus stunting di Kota Jogja berada di kisaran 13,8%. Meski rendah, hal ini perlu menjadi perhatian bersama agar dapat segera diselesaikan.
Keterangan tersebut disampaikan bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD DIY dari Partai PDIP untuk Dapil Kota Jogja R.B. Dwi Wahyu B dan bacaleg DPRD DIY Dapil Kota Jogja, Diaz Ayu Maylanda dalam dalam Talkshow Obrolan Bacaleg "HUT Ke-267 Kota Jogja: Membangun dengan Semangat Tatag, Teteg, Tutug” yang disiarkan secara streaming di YouTube Harian Jogja pada Kamis (5/10/2023).
Kedua bacaleg ini juga menyoroti stunting sebagai pekerjaan rumah di Kota Jogja. Prevalensi stunting di Kota Jogja kini di angka 13,8%. Meski angka ini terendah di DIY, namun stunting di Kota Jogja dirasa penting untuk menjadi perhatian bersama.
“Bicara stunting jadi tamparan tersendiri bagi Jogja. Wong di Jogja kok, stuntingnya masih tinggi. Stunting harusnya selesai di posyandu,” kata Diaz.
Menurutnya, stunting bukan hanya persoalan orang miskin. Lebih dari itu, stunting merupakan problem ketiadaan pengetahuan terkait nutrisi dan tumbuh kembang anak.
Baca Juga: Pemkot Jogja Lampaui Target Penurunan Stunting, Ini Strateginya
Dwi Wahyu mengharapkan pemerintah menciptakan foodbank untuk mengatasi stunting. Tidak cukup dengan pemberian makanan tambahan, mengatasi stunting juga butuh sarana dan fasilitas.
“Foodbank itu perlu kerja sama dengan dinas pertanian atau dinas perikanan. Misal pelatihan di posyandu seperti bikin olahan ikan frozen, berarti perlu freezer kan. Kalau bisa tiap posyandu punya freezer juga,” urainya.
Senada, Diaz Ayu menganggap banyaknya orang tua yang sibuk saat ini membuat mereka lengah dalam manajemen nutrisi anak. “Stunting itu bukan cuma orang miskin, karena ini soal pengetahuan juga. Banyak orang tua punya uang, tapi malas dan anak jadi diberi junkfood,” kata dia. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Misi Pendidikan Tzu Chi Sinar Mas bersama Paguyuban Sinar Mas Yogyakarta menggelar kegiatan bakti sosial di SDN Kenteng 2
Omzet UMKM di Kabupaten Sleman mencapai Rp3,39 triliun. Lebih dari separuh omzet terkonsentrasi di lima kapanewon, dengan Ngaglik menjadi penyumbang terbesar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 7 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Memberi minum kepada korban kecelakaan ternyata bisa berbahaya. Simak penjelasan medis mengenai risiko tersedak, aspirasi, hingga gangguan penanganan darurat.