Jogja Expo 2026 Catat Potensi Perputaran Ekonomi Rp25 Miliar
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Petugas memberikan tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Kotabaru, Selasa (10/10/2023). (IST)
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebut upaya penanggulangan sampah di DIY masih membutuhkan waktu. Namun, Sultan mengingatkan pemerintah kabupaten/kota untuk terus mengoptimalkan pengelolaan sampah di wilayahnya masing-masing lewat program desentralisasi sampah.
Pernyataan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini buntut dari viralnya tumpukan sampah di kawasan Kotabaru yang meluber sampai ke bahu jalan.
Baca Juga: Banyak yang Enggak Bayar, Target Penerimaan Retribusi Sampah Kota Jogja Sulit Tercapai
Sultan menyebut upaya penanggulangan sampah memang butuh waktu lantaran TPA Piyungan sampai sekarang masih beroperasi terbatas. Sudah ada sejumlah investor yang akan menanamkan modalnya untuk pengolahan sampah di wilayah setempat, tetapi pengadaan mesin pengolahannya baru tiba di tahun depan. Oleh karenanya masih butuh waktu agar penyelesaian masalah sampah teratasi dengan optimal.
"Semua pihak kan sudah mau investasi tapi memang realisasi mesinnya baru tahun depan, sekarang ndak bisa. Namun itu sudah ada kemauan. Mulai tahun depan mereka sudah ada proses pakai mesin," katanya Selasa (10/10/2023).
Soal tumpukan sampah di Kotabaru, Sultan mengingatkan agar insiden serupa tidak lagi terjadi ke depannya. Jangan sampai tumpukan sampah dibiarkan sampai menggunung di depo dan tidak terangkut ke tempat yang semestinya. Dia juga mewanti-wanti bahwa semua aktivitas Kabupaten/Kota dalam pengelolaan sampah terus dipantau secara serius menyusul adanya program desentralisasi sampah mulai 2024 mendatang.
Baca Juga: Sampah Kota Jogja Disebar, Salah Satunya Kembali Dibuang Ke TPA Piyungan Transisi Tahap I
"Sekarang warga masyarakat kesadarannya bagaimana? Pancen digawe atau memang masyarakat yang malas bawa ke depo atau disuruh meninggalkan di pinggir jalan? Kami kan memonitor terus perkembangan sampah ini. Kita tau lah apa yg sebenarnya terjadi di kota," pungkas Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Pebalap MotoGP mengeluhkan aspal Sirkuit Sepang yang terkelupas. Serpihan batu bertebaran, grip ban menurun, dan lima kecelakaan terjadi.
AS Roma memburu kemenangan saat bertandang ke markas Udinese pada pekan ke-10 Serie A. Simak kondisi tim, perkiraan susunan pemain, dan prediksi laga.
Marc Marquez mengoleksi 374 poin setelah finis kedua di Sprint MotoGP Malaysia 2026. Ia kini unggul 19 poin atas Jorge Martin.
Survei SNEF menunjukkan 85 persen penggunaan AI dalam fungsi SDM di Singapura masih memerlukan konfirmasi manusia, terutama untuk keputusan penting.
PSIM Jogja mematangkan persiapan selama sepekan jelang melawan Borneo FC. Guntur mewaspadai kedalaman skuad dan keberadaan Reva Adi.