Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Aksi pengumpulan barang bekas dan pengolahan sampah. - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman mengklaim telah berhasil mengurangi produksi sampah dari pasar-pasar tradisional.
Pengurangan produksi sampah dari pasar tradisional ini tidak lepas dari program pemilahan dan pengolahan sampah yang dilakukan oleh pedagang dan pengelola pasar.
"Sejauh ini pengurangannya sampai 60 persen. Jika sebelumnya kami bisa membuang sampah ke TPST Piyungan 10 truk menjadi 2 truk per hari," kata Kepala Bidang Pengelolaan Fasilitas Perdagangan Tradisional Disperindag Sleman Purwoko Haryadi, Rabu (18/10/2023).
Baca Juga:
Menurut dia, kesuksesan pengurangan produksi sampah dari pasar tradisional tidak lepas dari peran serta pedagang dan pengelola pasar. Dimana, mereka menjalankan surat edaran untuk pengurangan timbunan sampah yang ditujukan kepada seluruh pedagang beberapa waktu lalu.
Selain itu, para pedagang juga melakukan pemilahan atas sampah baik organik maupun nonorgankk yang dihasilkan di pasar tradisional.
"Ada juga pedagang dan pengelola pasar bekerja sama dengan berbagai pihak untuk pengolahannya. Untuk sayur mayur mereka telah menggandeng sejumlah peternak. Dimana sayur mayur itu akan diangkut peternak untuk dijadikan pakan ternak," terangnya.
Baca Juga:
Pemkot Jogja Siapkan Rp2,9 Miliar di APBD Perubahan untuk Penanganan Sampah
Muncul Tumpukan Sampah di Jalan Kabupaten, Ini Kata DLH Sleman
Kepala Disperindag Mae Rusmi Suryaningsih menambahkan telah mengaktifkan dua pengolahan sampah organik yang bertempat di Pasar Sleman. Hasil pengolahan itu dibuat kompos dan selanjutnya digunakan untuk memupuk tanaman yang ada. “Sisa penyaringan nantinya akan dibuang," ucapnya.
Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengkla gerakan pilah sampah dari rumah tangga sudah banyak dilakukan masyarakat. Hal itu dilihat dari volume sampah harian di Bumi Sembada yang sudah berkurang hampir 50 ton.
" Ini berarti sudah banyak yang melakukannya [pilah sampah]dan mulai efektif,” terangnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)