Kutukan VTuber Essie, Tim yang Didukung di Piala Dunia Langsung Kalah
Kutukan VTuber Essie di Piala Dunia 2026: setiap tim yang didukungnya kalah. Brasil, Meksiko, hingga Kolombia jadi korban. Kini Prancis ketakutan.
Aksi pengumpulan barang bekas dan pengolahan sampah. - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman mengklaim telah berhasil mengurangi produksi sampah dari pasar-pasar tradisional.
Pengurangan produksi sampah dari pasar tradisional ini tidak lepas dari program pemilahan dan pengolahan sampah yang dilakukan oleh pedagang dan pengelola pasar.
"Sejauh ini pengurangannya sampai 60 persen. Jika sebelumnya kami bisa membuang sampah ke TPST Piyungan 10 truk menjadi 2 truk per hari," kata Kepala Bidang Pengelolaan Fasilitas Perdagangan Tradisional Disperindag Sleman Purwoko Haryadi, Rabu (18/10/2023).
Baca Juga:
Menurut dia, kesuksesan pengurangan produksi sampah dari pasar tradisional tidak lepas dari peran serta pedagang dan pengelola pasar. Dimana, mereka menjalankan surat edaran untuk pengurangan timbunan sampah yang ditujukan kepada seluruh pedagang beberapa waktu lalu.
Selain itu, para pedagang juga melakukan pemilahan atas sampah baik organik maupun nonorgankk yang dihasilkan di pasar tradisional.
"Ada juga pedagang dan pengelola pasar bekerja sama dengan berbagai pihak untuk pengolahannya. Untuk sayur mayur mereka telah menggandeng sejumlah peternak. Dimana sayur mayur itu akan diangkut peternak untuk dijadikan pakan ternak," terangnya.
Baca Juga:
Pemkot Jogja Siapkan Rp2,9 Miliar di APBD Perubahan untuk Penanganan Sampah
Muncul Tumpukan Sampah di Jalan Kabupaten, Ini Kata DLH Sleman
Kepala Disperindag Mae Rusmi Suryaningsih menambahkan telah mengaktifkan dua pengolahan sampah organik yang bertempat di Pasar Sleman. Hasil pengolahan itu dibuat kompos dan selanjutnya digunakan untuk memupuk tanaman yang ada. “Sisa penyaringan nantinya akan dibuang," ucapnya.
Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengkla gerakan pilah sampah dari rumah tangga sudah banyak dilakukan masyarakat. Hal itu dilihat dari volume sampah harian di Bumi Sembada yang sudah berkurang hampir 50 ton.
" Ini berarti sudah banyak yang melakukannya [pilah sampah]dan mulai efektif,” terangnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kutukan VTuber Essie di Piala Dunia 2026: setiap tim yang didukungnya kalah. Brasil, Meksiko, hingga Kolombia jadi korban. Kini Prancis ketakutan.
Prediksi Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026. Head to head, susunan pemain, kekuatan tim, dan prediksi skor lengkap.
Arus lalu lintas di Bantul masih ramai di akhir libur sekolah namun tetap lancar. Dishub mengimbau pengendara patuhi aturan dan perhatikan keselamatan.
Satpol PP Jogja menindak pelanggar Kawasan Tanpa Rokok di Malioboro. Tujuh orang kena sanksi, sebagian sudah didenda. Ini aturan dan fakta terbarunya.
Kafe de’Clan Signature di Cipete digeledah terkait kasus korupsi dan TPPU. Jampidsus Febrie Adriansyah membantah keterlibatan. Ini fakta lengkapnya.
Pedagang Beringharjo Khawatir Full Pedestrian Tekan Penjualan, Minta Sosialisasi Kantong Parkir Diperkuat