BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar M6,2
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan setelah gempa M7,7 mengguncang NTT. Gempa terbesar M6,2 dan aktivitas diprediksi meluruh 2–3 pekan.
Sri Sultan HB X/Antara-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, JOGJA—Program intervensi gizi sensitif efektif menurunkan prevalensi stunting di provinsi DI Yogyakarta sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwoko X mengaku optimis bahwa intervensi gizi masyarakat akan berdampak positif salah satunya untuk menurunkan angka stunting. "Intervensi gizi sensitif yang telah dilakukan [Pemda DIY] dapat berkontribusi sampai 70 persen untuk keberhasilan perbaikan gizi masyarakat, terutama untuk penurunan angka stunting," kata Sultan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Daerah (Rakordal) TW III di Gedhong Pracimasana, Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (26/10/2023).
BACA JUGA: Ini Cara Pemkab Bantul Turunkan Angka Stunting
Sultan menyadari bahwa penurunan stunting mendesak ditindaklanjuti secara kolaboratif baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sesuai RPJMN 2020-2024 mencapai 14%. Untuk mencapai target itu, Pemda DIY bersama pemerintah kabupaten/kota telah mengupayakan penurunan prevalensi stunting sejak 2013.
Sultan menuturkan pada periode 2018 sampai 2022, prevalensi stunting di DIY terus menurun dari 21,46% menjadi 16,4%. Untuk mencapai target 14%, menurut dia, diperlukan berbagai program dan inovasi serta mendapat masukan dan saran dari semua pihak.
"Bupati/ wali kota harus meningkatkan upaya menurunkan stunting melalui penambahan asupan protein hewani untuk ibu hamil maupun balita, dapur balita sehat atau pos gizi, monev dan pendataan yang terintegrasi," kata Sri Sultan.
Sultan melanjutkan, penanganan stunting adalah salah satu prioritas penting dari program reformasi kelurahan sesuai Peraturan Gubernur DIY Nomor 40 Tahun 2023.
"Penanganan stunting merupakan bagian dari reformasi pemberdayaan masyarakat di kelurahan, yang dilandaskan pada prinsip inklusi sosial," kata dia.
Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Tavip Agus Rayanto menyebutkan laju penurunan stunting di DIY sudah sangat baik.
Tavip mengatakan saat ini pihaknya sedang menanti hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) untuk mengetahui bagaimana perkembangan DIY pada 2023.
"Kami yang ada di pemerintah pusat menaruh harapan DIY bisa mensubsidi daerah lain. Karena untuk provinsi-provinsi lain khususnya di Indonesia timur ini kan angkanya (stunting) masih sangat tinggi," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan setelah gempa M7,7 mengguncang NTT. Gempa terbesar M6,2 dan aktivitas diprediksi meluruh 2–3 pekan.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
18 Agustus 2026 diperingati sebagai Hari Konstitusi Indonesia. Simak sejarah, makna, dan status libur nasional pada tanggal tersebut.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 18 Agustus 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.