Prakiraan Cuaca BMKG 19 Mei: Seluruh DIY Diguyur Hujan Ringan
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
Kegiatan Kirab Budaya dalam memperingati Haul ke209 HB III di Lapangan Ngabean, Kota Jogja, Jumat (3/11/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Haul Sri Sultan Hamengku Buwono III ke-209 digelar melalui kirab budaya di kawasan Taman Parkir Ngabean, Kota Jogja, Jumat (3/11/2023). Kegiatan yang dihelat para trah HB III se-nusantara ini dilakukan pertama kalinya untuk tujuan melestarikan budaya.
Adapun peringatan haul tersebut digelar dengan sederhana berupa kirab budaya dengan finisih di Taman Parkir Ngabean, kemudian penyerahan sesaji kepada pejabat perwakilan Dinas Kebudayaan Kota Jogja dan pemberangkatan peserta kirab menuju Makam Raja-Raja Imogiri.
BACA JUGA : Sejarah HUT Kota Jogja, Berawal dari Perjanjian Giyanti
“Kegiatan Haul HB III ke-209 ini tujuannya selain mengingatkan leluhur kita, sekaligus nguri-uri kebudayaan, memperkenalkan sejarah dan budaya kita terutama lingkungan Kraton yang kaya ini kepada anak-anak milenial. Agar budaya tetap terjaga sampai generasi berikutnya,” kata Sekjen Keluarga Trah Sri Sultan HB III, Septiyan Ade Chandra.
Ia menambahkan usai kirab di Ngabean, seluruh Trah HB III menuju ke Makam Pajimatan Imogiri untuk melakukan ziarah, tebar bunga dan tahlil.
Di sisi lain, kegiatan haul yang pertama kalinya digelar ini diharapkan bisa mempersatukan trah HB III yang tersebar di seluruh pelosok nusantara bahkan di luar negeri seperti Jerman, Rusia hingga Amerika Serikat. Ia mengungkap berdasarkan sejarah, HB III memiliki 32 putra dan yang tertua adalah Pangeran Diponegoro.
“Ini pertama kali kami menggelar haul dan ke depan kami usahakan terus digelar, anggota trah sekitar 1000 lebih sampai luar negeri,” ujarnya.
Kepala Bidang Adat Tradisi Lembaga Budaya dan Seni Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Tri Sotya Admi yang hadir mengapresiasi kegiatan Haul HB III ke-209 yang merupakan bagian dari kekayaan adat tradisi. Ia berharap kegiatan itu dapat mendukung pelestarian seni budaya di Kota Jogja.
“Kami berharap ke depan bisa dikonsep dengan bentuk lebih menarik, karena Jogja dikenal sebagai kota wisata dan budaya, harapannya bisa menarik wisatawan melalui kegiatan adat tradisi haul ini,” ucapnya.
BACA JUGA : Sumbu Filosofi Jogja Resmi Jadi Warisan Budaya Dunia
Berdasarkan situs resmi Kraton Jogja, HB III memiliki nama kecil Raden Mas (RM) Surojo, lahir pada tanggal 20 Februari 1769 merupakan putra Sri Sultan Hamengku Buwono II dengan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Kedhaton. Dalam biografi Tan Jin Sing disebutkan bahwa HB III termasuk orang yang pendiam dan cenderung mengalah. Karena adanya manuver Belanda hingga masuk Inggris ke tanah Jawa, HB III sempat naik tahta dua kali karena sempat dilengserkan Inggris akan tetapi kemudian diangkat kembali menjadi raja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
Arsenal juara Liga Inggris 2026 setelah Manchester City ditahan Bournemouth 1-1. The Gunners akhiri penantian gelar selama 22 tahun.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.