Pemkot Jogja Perkenalkan Jogja Learning Wallet untuk Pengembangan ASN
Pemkot Jogja memperkenalkan Jogja Learning Wallet untuk mengintegrasikan pengembangan kompetensi ASN berbasis data.
Pemakaman - Ilustraso/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Hanya dalam kurun waktu 2,5 jam ada dua warga di Bantul ditemukan bunuh diri dengan cara menggantung pada Selasa (2/1/2023) kemarin. Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Kretek dan Dlingo dengan waktu pukul 04.30 WIB dan 07.00 WIB.
Di Dlingo seorang warga berjenis kelamin pria yang ditemukan gantung diri berinisial M, usia 65 tahun. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh istrinya sekitar pukul 04.30 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan istri korban menemukan korban meninggal dunia karena gantung diri di pohon mlinjo belakang rumah. “Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara [TKP] dan pemeriksaan kejadian tersebut murni gantung diri dan tidak ada tanda kekerasan,” katanya, Selasa.
Selang sekitar 2,5 jam kemudian, tepatnya pukul 07.00 WIB, laporan bunuh diri kembali diterima pihak kepolisian. Kali ini seorang pria berinisial W warga Kretek, Bantul.
Jerrfy menyampaikan seorang pria berinisial W, 61, yang berprofesi sebagai buruh tani ditemukan meninggal diduga gantung diri di rumahnya di Kapanewon Ketek sekitar pukul 07.00 WIB.
Sebelumnya istri korban setelah bangun tidur sempat mencari keberadaan korban karena motor dan pompa air yang biasa digunakan untuk ke sawah masih ada di rumah. Korban pun biasanya tidur di teras rumah, posisi kamar korban pun dalam keadaan terkunci.
Kemudian,sang istri menghubungi tetangga korban untuk membantu mencari dan membuka pintu kamar korban dengan mendobraknya. Korban didapati tergantung di blandar rumah. Hasil pemeriksaan Puskesmas Kretek, korban diperkirakan telah meninggal sekitar 2-3 jam sebelumnya.
BACA JUGA : Pembangunan Infratruktur Diklaim Jadi Penggerak Ekonomi, Berikut Penjelasannya
“Hasil Pemeriksaan Tim Inafis Polres Bantul dipimpin Aiptu Wijanarko menerangkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.
Jeffry menuturkan menurut keterangan istri korban, korban terlihat bingung dan sedih dengan keadaan ekonomi keluarga yang sedang sulit. Kemudian, menurut tetangga korban, korban beberapa hari ini tidak memberi makan ternaknya serta tidak menyiram tanamannya.
Catatan Redaksi
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja memperkenalkan Jogja Learning Wallet untuk mengintegrasikan pengembangan kompetensi ASN berbasis data.
Harga iPhone 15, 16, dan 17 di Indonesia turun hingga Rp500.000 jelang peluncuran iPhone 18 Pro pada 9 September 2026.
ICBS 2026 di JEC Bantul mempertemukan pelaku industri kopi dari hulu hingga hilir untuk memperkuat ekosistem dan akses pasar global.
Bulog menyiapkan 110 ribu ton beras premium dan medium untuk menjaga pasokan serta menekan kenaikan harga di seluruh Indonesia.
Gunung Anak Krakatau erupsi menerus sejak 23.07 WIB dan memunculkan lava fountain. PVMBG melarang aktivitas dalam radius 3 kilometer.
Wamen LH Diaz Hendropriyono mengapresiasi kolaborasi penanganan karhutla Jambi melalui sekat kanal dan distribusi air ke lahan gambut.