Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang dan Longsor Terjadi di Sleman

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Kamis, 04 Januari 2024 20:07 WIB
Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang dan Longsor Terjadi di Sleman

Sejumlah bencana hidrometeorologi yang terjadi di wilayah Sleman./Istimewa -- BPBD Sleman

Harianjogja.com, SLEMAN—Dampak hujan lebat dan angin kencang kembali terjadi di berbagai titik di Kabupaten Sleman. Kerusakan yang ditimbulkan beragam, mulai dari pohon tumbang hingga longsor. 

Hingga pukul 17.45 WIB Pusdalops PB BPBD Sleman, sejumlah bencana hidrometeorologi terjadi di Sleman pada Kamis (4/1/2024). "Hujan Sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di Kabupaten Sleman mengakibatkan beberapa pohon tumbang," kata Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan.

Dampak angin kencang dirasakan sejumlah wilayah seperti di Kapanewon Depok, Kalasan, Moyudan, Gamping hingga Minggir. Di Maguwoharjo, Depok, angin kencang membuat pohon waru berdiameter 40 sentimeter roboh dan sempat melintangi jalan. Sementara di Moyudan, terjadi dua pohon tumbang. Satu pohon menimpa rumah dan satu lainnya menimpa teras rumah. Di Gamping, sebuah gudang dan kandang ayam rusak tertimpa pohon munggur.

Bergeser ke Minggir, dua pohon tumbang menimpa rumah warga dan satu pohon tumbang menutup akses jalan dusun. Tak hanya itu pohon kluweh berdiameter 50 senti dan satu tiang listrik juga roboh menutup akses jalan di kawasan Sendangmulyo, Minggir.

Baca Juga

Angin Kencang Landa Sejumlah Daerah, Andong Tertimpa Pohon dan Atap Stasiun Tugu Ambruk

Hujan Angin, Pohon Hingga Tiang Listrik Roboh di Kulonprogo

Dampak Cuaca Ekstrem di Sleman, Pohon Tumbang hingga Atap Rumah Beterbangan

Tak sampai di situ, bencana hidrometeorologi di Sleman tidak hanya berupa pohon tumbang. Makwan mencatat dua longsor yang terjadi pada Kamis (4/1/2024) ini. Satu longsor berada di Seyegan dan satu lainnya di Gamping.

Longsor di Seyegan terjadi di sebuah talud di Margodadi. Hingga data ini dirilis, longsoran tersebut belum terkondisi. Sementara di Gamping, pagar makam longsor akibat hujan. Warga bergotong royong untuk membersihkan material longsor.

"Proses asesmen dan penanganan masih dilakukan di wilayah Kapanewon Minggir dan Moyudan. Sehubungan banyak titik kejadian untuk didirikan Posko Darurat Sementara di Kantor Kapanewon," tegasnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online