Sri Sultan Ingatkan Digitalisasi Harus Permudah Pelayanan Publik
Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan digitalisasi DIY harus memudahkan masyarakat dan memperkuat layanan publik yang inklusif.
Wisatawan membajak sawah di Desa Wisata Candran, Bantul/Ist-Dinas Pariwisata Bantul
Harianjogja.com, JOGJA—Desa wisata di DIY hingga kini belum pulih seperti kondisi pra pandemi meski peristiwanya sudah terjadi beberapa tahun lalu.
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardianto menjelaskan belum pulihnya desa wisata disebabkan karena pola wisatawan yang berubah menjadi berbasis pengalaman.
Sehingga ada tuntutan dari ekspektasi wisatawan yang menjadi cukup tinggi. Kondisi ini belum bisa dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) pengelola desa wisata.
BACA JUGA : Tahun 2024 Dispar Bantul Sasar Peningkatan Okupansi Homestay di Desa Wisata
"Sehingga masih banyak permasalahan internal desa wisata yang menyebabkan kurang maksimalnya produk dan pelayanan serta pemasaran desa wisata itu sendiri," paparnya, Jumat (12/01/2024).
Meski demikian ia berpandangan bahwa desa wisata dalam hal ini wisata dengan aktivitas pedesaan ke depan akan semakin diminati sebagai wisata alternatif. "Sarat akan edukasi dan eksperience based," katanya.
Dia bercerita pada September - November 2023 lalu GIPI DIY mendapatkan amanah dari Dinas Pariwisata (Dispar) DIY untuk mendampingi Desa Wisata Mandiri Krebet dan Wukirsari. Menurutnya metode yang digunakan GIPI DIY cukup berbeda dengan pendampingan yang selama ini dilakukan.
"Kami berikan pendampingan 8 kompetensi kebutuhan desa wisata agar lebih siap secara produk, SDM, dan pelayanan mendekati ekspektasi wisatawan, harapannya ini menjadi metode pendampingan kedepan untuk mengakselerasi perkembangan desa wisata kedepan," lanjutnya.
Ketua Forkom Desa Wisata DIY, Tri Harjono mengatakan meski secara umum belum pulih, tetapi ada beberapa desa wisata yang sudah bangkit lagi.
Tri menyebut upaya untuk mengenalkan dan mempromosikan produk wisatanya sudah dijalankan, baik itu dilakukan sendiri oleh masing-masaing pengelola ataupun dengan adanya fasilitasi pihak lain. Seperti dengan pemerintah hingga kampus melalui program Merdeka Belajar di desa-desa.
"Mereka juga melakukan pendampingan di media promosi. Seiring meningkatkannya pemanfaatan teknologi informasi melalui media sosial, maka kreativitas penyedia jasa, khususnya pengelola desa wisata sangat menentukan sekali," ucapnya.
Aspek digitalisasi juga menjadi poin penting. Oleh sebab itu, promosi menjadi sebuah keharusan untuk dijalankan secara serius dan bertanggung jawab.
BACA JUGA : Diluluhlantakkan Pandemi, Desa Wisata DIY Belum Juga Pulih
Akan tetapi ada beberapa catatan dalam aspek promosi yang masih perlu diatasi pengelola wisata desa. Seperti minimnya content/story yang dapat disampaikan secara menarik bagi calon wisatawan. Belum maksimalnya pengelolaan media sosial untuk promosi desa wisata.
Pemanfaatan digital baru untuk ranah promosi belum digunakan pengembangan produk. Kendala lain terkait dengan pembuatan video profil, video promosi, hingga pemanfaatan media sosial seperti Tiktok.
"Masih terbatasnya penguasaan untuk berjejaring dengan media platform seperti Atourin yang mampu melakukan promosi secara online," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan digitalisasi DIY harus memudahkan masyarakat dan memperkuat layanan publik yang inklusif.
Peretas curi 30 TB data militer dari IMCO, pemasok tank Merkava Israel. Dokumen sensitif dan cetak biru senjata diduga bocor dalam serangan siber ini.
Setir mobil terasa berat? Kenali 8 penyebab utama, mulai dari pompa power steering hingga tekanan ban, serta 5 cara mengatasinya untuk keselamatan Anda.
Qualcomm naikkan harga chip mulai September 2026. Dampaknya, harga HP flagship Samsung, laptop, dan gawai pintar dipastikan ikut melonjak.
Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia. Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara hingga pengganti definitif d
Mercedes terancam dilarang jual di AS karena kepemilikan saham China di atas 20%. RUU Senat batasi 15%, namun sinyal tak akan larang merek ini.