Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi aktivitas Merapi./Ist BPPTKG
Harianjogja.com, SLEMAN—Aktivitas Gunung Merapi teramati lebih landai pada Senin (22/1/2024), dibanding sehari sebelumnya. Hingga pukul 12.00, tidak teramati adanya guguran lava atau awan panas dari Gunung Merapi.
Kepala Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso menjelaskan dari pengamatan periode 00.00 WIB-06.00 WIB dan 06.00 WIB-12.00 WIB, tidak terlihat adanya aktivitas guguran apapun. “Asap kawah nihil,” katanya.
Sementara pada Minggu (21/1/2024), selama 24 jam teramati total ada satu letusan dan empat awan panas guguran ke arah barat daya atau kali Bebeng dengan estimasi jarak luncur 2.000 meter. Pada kegempaan tercatat 178 gempa guguran, 13 gempa fase banyak, lima gempa vulkanik dangkal dan satu gempa letusan.
Berdasarkan pemangatan terakhir dari stasiun kamera Deles 5, Kaliurang, Ngepos dan Babadan 2, morfologi kubah barat daya berubah, sedangkan kubah tengah tetap. “Adapun volume kubah barat daya yakni sebesar 2.663.300 meter kubik dan kubah tengah 2.358.400 meter kubik,” kata dia.
BACA JUGA: Jangan Panik! BPPTKG Bagikan Tips Menghadapi Guyuran Hujan Abu Merapi
Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya. “Masyarakat agar tidak berkegiatan apapun di daerah potensi bahaya,” paparnya.
Adapun daerah potensi bahaya yakni sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. Status Gunung Merapi masih pada tingkat Siaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.