Disnaker Sleman Soroti Ketimpangan Lulusan dan Peluang Kerja
Jumlah lulusan perguruan tinggi di Sleman terus bertambah, sementara lapangan kerja formal belum mampu mengimbanginya. Disnaker soroti mismatch kompetensi.
Ilustrasi pelantikan kpps
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul akan membekali Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) apabila Pemilu 2024 berjalan dua putaran. Pembekalan diberikan pada bimbingan teknis (bimtek) yang akan diselenggarakan tiga hari ke depan.
Koordinator Divisi Partisipasi Masyarakat, Sumber Daya Manusia, Sosialisasi Pendidikan Pemilih KPU Gunungkidul, Sudarmanto apabila Pemilu 2024 dua putaran maka akan ada penyesuaian lagi terkait dengan personel.
BACA JUGA: Viral Konsumsi Pelantikan KPPS Dinilai Tak Layak, Ini Penjelasan Ketua KPU Bantul
“Dari sisi personel bisa berubah KPPS. Kan bisa orangnya pindah atau meninggal. Lokasi TPS juga bisa pindah dengan faktor-faktor tertentu,” kata Sudarmanto ditemui di kantornya, Kamis (25/1/2024).
Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) juga memiliki kemungkinan mengalami perubahan. Saat ini, DPT Pemilu 2024 di Kabupaten Gunungkidul mencapai 613.155 pemilih.
KPU juga baru saja melantik 18.963 anggota KPPS untuk 2.709 TPS. Dalam pelantikan tersebut, KPU meminta agar KPPS menjaga netralitas termasuk sikap kehati-hatian agar penyelenggaraan Pemilu di Gunungkidul nol insiden.
“Zero pemungutan suara ulang kami usahakan. PSU terjadi ketika orang yang tidak memiliki hak pilih malah memilih,” katanya.
Terkait surat suara, lima jenis surat suara (susur) yang ada yaitu DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi DIY, DPD, DPR RI, dan Capres-cawapres sudah selesai disortir. Susur tersebut nantinya akan dipacking dan dimasukkan ke kotak suara.
Lebih jauh, Sudarmanto juga menegaskan komitmen KPU untuk menyelenggarakan Pemilu inklusif.
Sebelumnya, Ketua KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti mengatakan ada sebanya 7.956 pemilih disabilitas di Bumi Handayani.
BACA JUGA: 83.524 Anggota KPPS di DIY Dilantik Hari Ini
Rinciannya yaitu penyandang disabilitas fisik ada sebanyak 3.545 orang, disabilitas intelektual 336 orang, disabilitas mental 2.204 orang, tuna wicara 628 orang, tuna rungu 349 orang, dan tuma netra 894 orang.
Asih menambahkan fasilitas pendukung bagi disabilitas juga akan disediakan di TPS, termasuk pembuatan lokasi untuk TPS yang ramah disabilitas. Surat suara untuk penyandang disabilitas tunanetra juga akan memakai tulisan braille.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah lulusan perguruan tinggi di Sleman terus bertambah, sementara lapangan kerja formal belum mampu mengimbanginya. Disnaker soroti mismatch kompetensi.
KFC Jepang menutup aplikasi pemesanan setelah mitra logistik Nichirei Group terkena serangan siber yang mengganggu distribusi bahan baku.
Penerimaan PBB-P2 Bantul mencapai Rp34,8 miliar hingga Juni 2026. Pemkab menyiapkan insentif bagi kalurahan yang melunasi pajak tepat waktu.
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Presiden Prabowo meresmikan pembangunan Blok Masela senilai Rp376,02 triliun yang ditargetkan mulai berproduksi pada 2029 hingga 2030.
Pemkab Sleman mengevaluasi studi kelayakan proyek KPBU lampu jalan. Konstruksi ditargetkan dimulai pada 2027 untuk pemerataan penerangan.