Advertisement
Perbaikan SDN Terban Butuh Rp550 Juta, Ini Langkah DPRD Bantul

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL— Setidaknya 67 siswa di SDN Terban, Padukuhan Cangkring, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul mengikuti pembelajaran di sekolahnya tanpa plafon atap karena ambruk pekan lalu.
Ketua Komisi D DPRD Bantul Suratman mengakui jika semua plafon di SDN Terban dicopot. Hal ini sesuai hasil asessmen dari BPBD Bantul yang meminta agar semua plafon dicopot seusai kejadian siswa keruntuhan plafon. Tujuannya agar tidak ada korban kena runtuhan plafon.
Advertisement
“Plafon itu sangat bahaya sekali. Jangan sampai saat proses belajar mengajar berjalan terjadi hal yang tak diinginkan,” katanya, Jumat (26/1/2024).
Suratman mengungkapkan saat ini pihaknya sedang mengupayakan agar ada rehap plafon menggunakan BTT. Tidak hanya rehap plafon, dewan juga berencana untuk melakukan rehap sedang yakni bagian atap SDN Terban. Jika penggunaan BTT tidak bisa, maka anggaran rehap SDN Terban akan dimasukkan pada APBD 2025.
Baca Juga:
Angin Kencang Landa Sejumlah Daerah, Andong Tertimpa Pohon dan Atap Stasiun Tugu Ambruk
Atap Ambruk dan Tewaskan Siswa di Gunungkidul, Berapa Anggaran Pemerintah untuk Perbaikan Sekolah?
Terdampak Gempa Bumi, Atap Dapur Rumah di Sendangsari Sleman Ambruk
“Anggaranya kemarin dihitung sekitar Rp550 juta untuk pembenahan bagian atap, plafon dan penutup atap. Dan kami juga sedang memperhitungkan dan mempertimbangkan jika plafon dibenahi, apakah nanti tidak kerja dua kali, jika nanti dilakukan rehap sedang,” jelas Suratman.
Suratman juga telah meminta Disdikpora Bantul segera mendata semua sekolah yang ada di Bantul sebagai mitigasi agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali.
“Kami akan minta dinas pendidikan dan kepala sekolah yang ada di Bantul mendata dan segera menyampaikan kondisi bangunan mereka,” katanya.
Setelah adanya pendataan, kata politisi PDI P ini, pihaknya akan mengetahui sejauh mana kondisi bangunan sekolah di Bantul. Sekaligus mengetahui kerusakan yang dialami, apakah kecil atau besar.
“Apalagi, saat ini sudah memasuki musim penghujan, sehingga diharapkan, kejadian plafon runtuh tidak terjadi di sekolah lainnya,” harap Suratman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Tanah Longsor di Jalan Raya Jalur Cangar-Pacet Mojokerto Menimpa Kendaraan, 10 Orang Meninggal Dunia
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Belum Ada Peningkatan Pergerakan Arus Balik di Bantul, Dishub: Lebih Banyak Mengunjungi Objek Wisata
- Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang Merangkak Naik
- Pemda DIY Susun DRMP Sumbu Filosofi
- Jaringan Omah Jaga Warga di Gunungkidul Akan Terus Diperluas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini Jumat 4 April 2025: Stasiun Tugu, Lempuyangan, Maguwo, Ceper, Srowot, Delanggu hingga Palur
Advertisement
Advertisement