Advertisement
Gerakan Mbah Dirjo Digencarkan di Wilayah, Muja Muju Canangkan 200 Losida
Pencanangan 200 losida di Kelurahan Muja Muju bersama perusahaan swasta uang diwujudkan dalam program CSR / Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, UMBULHARJO—Pemkot Jogja mendorong masyarakat untuk melakukan gerakan Mengolah Limbah dan Sampah dengan Biopori Ala Jogja atau Mbah Dirjo. Gerakan ini menjadi upaya untuk menekan sampah yang diproduksi dari rumah tangga. Salah satu kelurahan yang telah berhasil menerapkan program ini adalah Kelurahan Muja Muju, Umbulharjo.
Fasilitator Sampah Kelurahan Muja Muju Kota Jogja Fraksiyati menuturkan pihaknya melakukan pencanangan lodong sisa dapur atau losida di wilayahnya. Losida menjadi salah satu teknik Mbah Dirjo yang sederhana dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Sebab, bahannya mudah dicari. Losida hanya membutuhkan satu buah pipa. Sampah organik sisa dapur bisa dimasukkan ke dalam pipa tersebut. Nantinya, sampah akan diproses menjadi kompos.
Advertisement
"Itu dari paralon panjangnya sekitar satu meter sampai 1,5 meter. Untuk diameternya 15 cm hingga 20 cm," katanya, Minggu (14/4/2024).
Baca Juga
Dinilai Efektif Turunkan Volume Sampah, Biopori Terus Ditambah
Warga Mantrijeron Panen Satu Ton Kompos dari Biopori Jumbo
Warga Pakuncen Kelola Sampah Organik dengan Biopori
Dia menambahkan hingga saat ini setidaknya telah ada 200 titik losida di Kelurahan Muja Muju. Tersebar di beberapa bank sampah, mulai dari Bank Sampah Bersih Indah, Bank Sampah Lestari, dan Bank Sampah Sido Bali Kencana. Lalu, ada juga di Bank Sampah Masdarling, Bank Sampah Melati Indah, Sodaqoh Sampah, dan lainnya. Total ada 17 bank sampah yang tersebar di 12 RW.
"Targetnya kemungkinan disetiap bank sampah akan diberikan losida," ungkapnya.
Hasil pupuk dari losida nantinya akan difungsikan untuk pupuk organik tanaman yang ditanam di bantaran sungai gajah wong (legawong). Masyarakat sekitar sana menanam berbagai macam tanaman seperti apotik hidup dan warung hidup.
"Pupuk tersebut juga dimanfaatkan untuk tanaman hias milik rumah tangga," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Kirab HUT Sri Sultan HB X, Malioboro Ditutup Mulai Kamis Pagi
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- CPNS Bantul 2026 Dibuka 100 Formasi, Ini Prioritasnya
Advertisement
Advertisement







