Advertisement
Pilkada Sleman, Pemilih Potensial Mencapai 854.654 orang
Ilustrasi Pilkada / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Daftar penduduk potensial pemilih (DP4) dalam Pilkada 2024 di Sleman berjumlah sekitar 854.654 orang.
"Dari jumlah tersebut nantinya akan dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk penetapan daftar pemilih tetap (DPT)," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman Huda Al Amna di Sleman, Sabtu.
Advertisement
Menurut dia, untuk pelaksanaan coklit akan dilaksanakan mulai 24 Juni 2024 yang akan dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) secara langsung di masyarakat dengan metode dari pintu ke pintu.
"Nantinya pantarlih akan melakukan coklit secara langsung dari pintu ke pintu di wilayah masing-masing secara serentak," katanya.
Ia mengatakan, seluruh pemilih potensial ini akan dilakukan coklit agar mendapatkan hak dan jaminan untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024 (pilkada) yang dilaksanakan pada November 2024.
BACA JUGA: Sebuah ATM di Condongcatur Sleman Dirusak, Polisi Kejar Pelaku
Huda yang mengampu Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Sleman ini mengatakan bahwa jumlah petugas pantarlih yang melakukan coklit di Sleman sebanyak 3.000 orang.
"Saat ini proses pembentukan pantarlih sudah mendekati akhir. Dalam pembentukan pantarlih, kami mengutamakan ketrampilan dalam penggunaan teknologi informatika serta kepemilikan gawai yang kompatibel," katanya.
Ia mengatakan, proses rekrutmen pantarlih ini tidak ada seleksi tertulis maupun wawancara dan dilakukan penelitian kelengkapan persyaratan dokumen administrasi.
"Pendaftar yang terpilih menjadi pantarlih akan diumumkan pada 22 Juni. Saat ini sedang dilakukan tahap penelitian administrasi pendaftar pantarlih," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Anggaran BPJS Rp42 Miliar, Gunungkidul Reaktivasi 6.000 Peserta PBI
- Waduk Sermo Kulonprogo Tawarkan Wisata Perahu dan Camping
- Viral Banjir dan Longsor Ngawen, 35 Warga Gunungkidul Mengungsi
- Masjid Gedhe Kauman dan Masjid Jogokariyan Mulai Tarawih Lebih Awal
- Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 18 Februari 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement









