Pemkab Bantul Dorong Peningkatan Kemantapan Jalan Kabupaten
Pemerintah Kabupaten Bantul terus memperkuat pembangunan infrastruktur daerah melalui Program Unggulan Bupati Bantul 2025–2029, salah satunya peningkatan keman
Acara Sapa Warga, di rumah dinas Bupati Kulonprogo, Jumat (21/6/2024)./ Ist
KULONPROGO—"Saya baru sekali ini masuk rumah dinas bupati," kata Nardi, warga Jumblangan Selatan, Banjarsari, Samigaluh, saat menghadiri Sapa Warga, Jumat (21/6/2024), di rumah dinas Bupati Kulonprogo.
Nardi sehari-hari menjabat sebagai Dukuh Jumblangan Selatan ini menyampaikan aspirasi warganya terkait tiga ruas jalan kabupaten di wilayahnya rusak berat, sulitnya memasarkan produk UMKM, potensi wisata Bukit Tangulangsi Sigong, dan gagal panen karena serangan hama wereng.
Nardi mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Pj. Bupatipulon Progo, Ir. Srie Nurkyatsiwi MMA dan jajaran pemkab. "Terimakasih, saya disambut dengan baik, dan bisa menyampaikan uneg-uneg warga saya secara langsung," ucap Nardi.
Sukardi, asal Turus, Tanjungharjo, Nanggulan mengeluhkan adanya jalan kabupaten yang rusak dan berlobang. "Sudah terjadi tiga kejadian kecelakaan di situ, jangan sampai ada korban lagi," kata pensiunan guru tersebut, sambil menambahkan dua titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang mati, sehingga daerah sekitar gelap dan rawan lalu lintas.
Ia juga mengusulkan jalan Dusun Turus dilebarkan dan dijadikan jalur dua arah, serta dipasang rambu lalu lintas. "Sering ada kendaran melawan arus, disamping tidak tertib, juga membahayakan," tegasnya.
Dukuh Ngrojo Kembang Nanggulan, Harsana Jati Purnama melaporkan munculnya tumpukan sampah di pinggir jalan. "Saya dan warga sudah sering kerja bakti membersihkan sampah, tapi setelah bersih muncul lagi sampah yang dibuang oleh orang yang tidak jelas," kata Harsana yang mengaku sudah memasang banner larangan membuang sampah di tempat itu dan sosialiasi kepada warga, serta mengawasi tempat itu.
BACA JUGA: ASN Kulonprogo Diperingatkan Wajib Netral Dalam Pilkada
Ia menduga adanya tumpukan sampah itu berasal dari kiriman daerah lain. "Bahkan ada yang pernah melihat sampah dibuang dari atas jembatan Ngapak Kali Progo," ujarnya.
Pj. Bupati Kulonprogo, Srie Nurkyatsiwi mengatakan, "Masukan dan saran dari masyarakat sudah kami catat serta akan ditindaklanjuti."
Siwi menjelaskan, beberapa laporan serta keluhan masyarakat dijawab langsung. Namun, Siwi mengakui terdapat keluhan masyarakat yang tidak bisa langsung terealisasi serta terjawab. Lantaran, pihaknya perlu melakukan kajian serta pengecekan.
Kegiatan bertajuk Sapa Warga ini, menurut Siwi, bertujuan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, menerima saran dan masukan dari masyarakat. Dan, ternyata, edisi perdana Sapa Warga disambut antusias masyarakat, sebagian besar mengeluhkan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, UMKM, dan fenomena sosial di masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Intormatika (Kominfo) Kulon Progo, Agung Kurniawan SIP MSi acara Sapa Warga yang diinisiasi oleh Pj. Bupati Kulonprogo tersebut dihadiri 11 sebelas warga, secara bergantian menyampaikan aspirasi terkait jalan rusak, rambu-rambu lalulintas, UMKM, LPJU, sampah, pengangguran, kenakalan remaja, TBM dan kelembagaan koperasi.
Masyarakat perlu mendaftar dahulu untuk bisa mengikuti Sapa Warga. Pendaftaran bisa dengan datang langsung ke Pos Penjagaan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo atau melalui tautan s.id/SapaWargaKP. Sapa Warga kembali digelar Jumat 05 Juli 2024. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten Bantul terus memperkuat pembangunan infrastruktur daerah melalui Program Unggulan Bupati Bantul 2025–2029, salah satunya peningkatan keman
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.