Advertisement
Ratusan Kebakaran Terjadi di Bantul Sejak 2023, Pembakaran Sampah Ternyata Banyak Jadi Biangnya

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Kebakaran yang terjadi di Bantul sebagian besar disebabkan karena pembakaran sampah.
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Irawan Kurnianto menyampaikan kebakaran karena membakar sampah mencapai ratusan kasus pada tahun lalu, dan ada puluhan kasus selama Januari-Juli tahun ini.
Advertisement
BPBD Bantul mencatat kebakaran karena pembakaran sampah di Bantul tahun lalu mencapai 146 kejadian dari total 357 kejadian. Sementara pada Januari-Juli tahun ini kebakaran karena pembakaran sampah mencapai 31 kejadian dari total 106 kejadian.
Terbaru, kebakaran tempat penampungan sampah terjadi di Taskombang, Palbapang, Bantul, pada Sabtu (3/8/2024) pukul 10.45 WIB. "Kebakaran terjadi karena aktivitas membakar sampah," ujarnya.
Kebakaran tersebut menghanguskan tumpukan sampah sekitar 20x20 meter.
BACA JUGA: BNPB Maksimalkan Penanganan Karhutla di Kawasan IKN
Dia menjelaskan, saat itu salah satu pengelola sampah yang membakar sampah. Kemudian, pengelola sampah tersebut meninggalkan salah yang masih terbakar. Setelah beberapa jam api merembet dan membesar.
Kemudian kepala dusun setempat yang mengetahui kejadian tersebut lantas datang ke Damkarmat BPBD Bantul untuk meminta bantuan. "Kami mengimbau masyarakat tetap hati-hati dan selalu melihat kondisi sekitar, jika terpaksa harus membakar sampah," ujarnya.
Menurutnya memasuki musim kemarau, hembusan angin dinilai cukup kencang sehingga mempermudah perambatan api.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

49 Kepala DaerahBelum Jalani Retret, Kemendagri Siapkan Retret Gelombang Kedua
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dinpar Bantul Minta Pelaku Wisata Tidak Gunakan Aji Mumpung
- Arus Balik Lebaran di Terminal Giwangan Diprediksi Memuncak Akhir Pekan Ini
- Mobil Pemudik Asal Bekasi Terbakar di Ngemplak Sleman
- Ini Antisipasi Pengelola Terminal Giwangan Hadapi Puncak Arus Balik
- Hari Ketiga Lebaran, Kendaraan Keluar DIY Meningkat Signifikan
Advertisement
Advertisement