PHRI DIY Soroti Penginapan Diduga Tak Berizin di Gumaton
PHRI DIY menyoroti penginapan yang diduga belum berizin di Gumaton dan Jeron Beteng serta potensi kebocoran PAD Kota Jogja.
Ilustrasi pemeriksaan PMK di tempat penampungan ternak./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 20 sapi milik peternak yang tergabung dalam Koperasi Usaha Peternakan dan Pemerahan (UPP) Kaliurang terkena Penyakit Kuku dan Mulut. Alih-alih terdampak, pihak koperasi mengatakan produksi susu perah mereka justru meningkat.
Sekretaris Koperasi UPP Kaliurang, Subagyo mengatakan ada sekitar 20 sapi milik peternak yang tergabung dalam koperasi terkena PMK. Total kelompok ada sebelas dengan jumlah sapi perah ada 421 ekor. “Produksi susu malah tidak menurun, sekarang ini justru naik,” kata Subagyo dihubungi, Minggu (19/1/2025).
Subagyo menambahkan total produksi susu sepanjang 2024 mencapai 485.919 liter. Produksi susu selalu di atas 40.000 liter per bulan kecuali bulan Februari, April, Mei, Juni, dan Juli yang berada di kisaran 38.000 liter hingga 39.000 liter.
Produksi paling banyak pada Oktober dengan 42.804 liter, November 42.213 liter, dan lalu Desember 42.605 liter. Angka prroduksi ini menyusun capaian produksi susu selama setahun lalu di Kabupaten Sleman yang menyentuh 4,3 juta liter. “Kalau soal pencegahan PMK, kami sudah memohon bantuan vaksin ke Dinas, tetapi masih belum dapat jatah. Beberapa peternak melakukan pengadaan vaksin mandiri,” katanya.
BACA JUGA: Ratusan Ternak di Sleman Terkena PMK, Vaksinasi Mulai Dilakukan
Menurut Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman, Suryawati Purwaningtyas, ada tiga kapanewon penghasil susu tertinggi, yaitu Kapanewon Cangkringan, Pakem, dan Turi. Adapun produksi susu terendah ada di Kapanewon Tempel, Depok, Ngaglik, dan Sleman.
Sebelumnya, Plt. Kepala DP3 Sleman, Suparmono mengatakan Kabupaten Sleman mendapat jatah 2.200 dosis vaksin pada Januari 2025. Vaksin dari Pemerintah Pusat telah didistribusikan oleh DP3 ke Puskeswan se-Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PHRI DIY menyoroti penginapan yang diduga belum berizin di Gumaton dan Jeron Beteng serta potensi kebocoran PAD Kota Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Dokter menjelaskan minum es saat musim hujan bukan penyebab flu. Simak pemicu batuk pilek dan tips mencegah penyakit saat hujan.
Ada delapan pilihan motor bekas merek Jepang dengan harga maksimal Rp5 juta per Oktober 2026, mulai Yamaha Vega hingga Honda Vario 110.
Gibran menyebut Indonesia memiliki sumber daya untuk ekosistem kendaraan listrik, tetapi inovasi dan penguasaan teknologi masih perlu diperkuat.
Kredit UMKM DIY mencapai Rp27,50 triliun pada Agustus 2026, tetapi melambat 2,05%. OJK mencatat NPL UMKM mencapai 8,32%.