Advertisement
Pengeboran di Jalan Siliwangi Ring Road Barat Rampung, Konstruksi Tol Jogja-Solo Siap Dimulai
Foto Ilustrasi. Proses pembangunan Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman. - Istimewa // PT Adhi Karya
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Aktivitas pengeboran untuk mengetahui karakteristik tanah sebelum dilakukan proses konstruksi Tol Jogja-Solo di area Jalan Siliwangi (Ring Road Barat) telah rampung.
Aktivitas pengeboran tersebut dinamakan bor log yang berfungsi untuk mengecek kekerasan tanah. Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto menegaskan secara umum aktivitas ini hampir selesai dilakukan.
Advertisement
"Sudah selesai, bor log untuk yang di arah [paket] 2.2 C, sudah close," tegas Agung pada Senin (24/2/2025).
Aktivitas bor log dilakukan di ratusan titik yang membentang dari Junction Sleman di Tirtoadi hingga Simpang Empat Demak Ijo. Beberapa titik pengeboran ada juga yang berada di area Ring Road. Kegiatan bor log ini penting untuk menentukan perlakuan pada tanah saat konstruksi nanti.
"Yang jelas keluarnya itu dari Ring Road itu dari selatan RS Queen Latifa sampai di Perempatan Demak Ijo," katanya.
Agung menjelaskan di tiap titiknya pengeboran dilakukan hingga kedalaman 30-40 meter. Tujuannya satu, melihat karakteristik tanah bakal proyek pembangunan tol nanti. Berbagai data tentang tanah akan diketahui lewat aktivitas ini. Aktivitas ini telah dimulai sejak Natal dan Tahun Baru lalu.
BACA JUGA: Awal Ramadan Berpeluang Bersamaan pada 1 Maret, Kemenag DIY: Potensi Sama Besar
Memang dari 104 titik pengeboran, hanya satu yang belum dieksekusi. Untuk melakukan bor log di pulau lalu lintas tersebut, kontraktor terlebih dahulu akan berkonsultasi dengan PJN dan Ditlantas.
Hasil cek karakteristik tanah dari proses bor log tersebut diungkap Agung sudah keluar. Intinya tanah yang akan digunakan dalam pembangunan tol nanti sudah masuk dalam kriteria secara karakteristik.
"Artinya sudah masuk dalam kriteria semua. Tinggal satu titik, menyisakan satu titik di pulau itu ya, di pulau di tengah Perempatan Demak Ijo," jelasnya.
Dari hasil bor log tersebut tanah yang ada sesuai dan bisa dibangun jalan bebas hambatan. "Betul, ya untuk tiang-tiang, untuk kami bor piled untuk fondasinya, bikin pile cap bisa sudah. [Itu] bor log untuk mengetahui itu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
Advertisement
Advertisement






