Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih bersama dengan tim saber pungli saat memantau layanan di TPR Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (9/5/2025). – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) di Inspektorat Gunungkidul akan dioptimalkan untuk pengawasan potensi kebocoran retribusi di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) menuju kawasan wisata.
Selain mewujudkan 100 hari kerja bupati dan wakil bupati, kebijakan ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari kebocoran.
Inspektur Inspektorat Daerah Gunungkidul, Saptoyo mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk ikut berperan dalam memaksimalkan PAD yang dimiliki pemkab. Oleh karenanya, melakukan peningkatan kinerja tim Saber Pungli.
Terlebih lagi, sambung dia, belum lama ini juga mencuat unggahan viral di media sosial tentang pembelian tiket masuk Pantai yang tak sesuai dengan jumlah yang dibayarkan. Oleh karena itu, ada upaya pengawasan sehingga potensi-potensi kebocoran bisa dikurangi.
“Tujuannya satu untuk mengoptimalkan PAD. Makanya dilakukan monitoring dan pengawasan di lapangan secara berkala,” kata Saptoyo, Senin (12/5/2025).
Menurut dia, pengawasan yang dilakukan sebagai upaya pembinaan pada pengelola agar lebih tertib. Selain itu, juga memberikan pelayanan terbaik sehingga ketugasan yang diberikan dapat terlaksana dengan benar.
“Tentunya kalau tidak ada kebocoran, maka potensi PAD yang didapatkan juga lebih optimal. Pengawasan ini tidak hanya di TPR, tapi juga menyasar ke lokasi-lokasi yang jadi kantong-kantong parkir,” katanya.
Menurut Saptoyo, sudah ada upaya pengawasan yang dilakukan dan intesitasnya bakal ditingkatkan. Hasil dari pengawasan dijadikan bahan kajian untuk perbaikan pelayanan yang lebih baik.
“Contoh yang perlu diperbaiki, atribut resmi yang dimiliki harus digunakan. Jangan sampai nantinya malah dikira terjadi pungutan liar,” katanya.
Ditambahkannya, pengawasan yang dilakukan tim Saber Pungli juga sebagai bentuk komitmen untuk memperbaiki layanan di lingkup Pemkab Gunungkidul. Selain itu, juga sebagai pelaksanaan 100 hari program kerja yang dimiliki bupati dan wakil bupati yang menjabat mulai Februari 2025.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mendukung penuh upaya pengawasan yang dilakukan oleh tim Saber Pungli di Gunungkidul.
Bentuk apreasiasi, ia tidak hanya menginstruksikan, namun ikut secara langsung dalam pemantauan di lapangan. “Sidak sudah dilakukan di sejumlah TPR menuju Pantai dan kawasan parkir di Taman Kuliner,” katanya.
Menurut dia, keberadaan tim Saber Pungli akan dioptimalkan guna menekan terjadinya kebocoran saat pelayanan dilangsungkan. “Pastinya monitoring akan dilakukan secara berkala dan waktunya juga tidak terjadwal sehingga kondisi di lapangan bisa terlihat secara langsung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Senin (18/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000, memudahkan perjalanan dari pusat kota.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 hadir di Manding, Gilangharjo, hingga layanan malam di Kantor Parasamya Bantul.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
Jadwal SIM keliling Sleman Mei 2026 hadir di sejumlah titik, termasuk layanan malam Simeru di Sleman City Hall.
PSG kalah 1-2 dari Paris FC pada laga terakhir Liga Prancis 2025/2026. Alimany Gory mencetak dua gol kemenangan tuan rumah.