Transmigran Jogja ke Konawe Utara Berangkat Tanpa Jatah Hidup
Transmigran asal Jogja yang ditempatkan di Konawe Utara tak mendapat jatah hidup. Pemkot Jogja berencana mencari dukungan Baznas.
Tenaga Honorer - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa hasil seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II telah keluar. Pengumuman tersebut dapat dilihat di situs web bkpp.slemankab.go.id.
BACA JUGA: 538 PPPK Sleman Segera Dapat Surat Keputusan Pengangkatan
Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Bidang Mutasi BKPP Sleman, Suryono, mengatakan hasil seleksi hanya keluar untuk formasi Tenaga Kesehatan dan Teknis.

“Kalau formasi guru memang belum. Kami masih menunggu juga,” kata Suryono dihubungi, Sabtu (28/6/2025).
Peserta yang lulus tahap seleksi kompetensi tersebut wajib mengunggah dokumen pemberkasan secara elektronik mulai 1 Juli - 31 Juli 2025. Daftar dokumen yang wajib diunggah tercantum di pengumuman hasil seleksi.
Selain itu, peserta PPPK Tenaga Kesehatan yang lulus seleksi akhir itu wajib mengikuti penjelasan pemberkasan pada Selasa (1/7/2025) pukul 13.00 WIB - 15.00 WIB di Kantor BKPP Sleman. Selanjutnya, kata Suryono, mereka akan diusulkan penetapan nomor induk PPPK.
Namun, menurut dia, peserta lulus seleksi bisa juga tidak diusulkan untuk mendapat penetapan nomor induk PPPK apabila dalam jangka waktu pemberkasan yang telah ditentukan tidak dapat memenuhi sejumlah hal persyaratan, seperti keabsahan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), keabsahan surat keterangan tidak menggunakan narkotika, psikotropika, precursor, dan zat adiktif lain, hingga kebenaran data dalam daftar riwayat hidup sesuai dengan data.
Adapun dalam seleksi PPPK Tahap II juga ada sejumlah peserta gugur secara otomatis lantaran tidak mengikuti tahapan sebagaimana mestinya. Ada 18 orang tidak hadir ketika seleksi kompetensi dengan rincian dua orang sakit, satu orang terlambat, dan 15 orang tanpa keterangan.
Dua orang yang sakit telah mengikuti seleksi susulan. Dengan begitu tersisa 16 orang yang gugur lantaran tidak dapat ditoleransi penyebabnya.
“Dua orang yang sakit sudah ikut penjadwalan ulang tanggal 11 Mei 2025. Mereka bisa hadir dan mengikuti tes,” katanya.
Kepala BKPP Sleman, R. Budi Pramono, mengatakan jumlah peserta seleksi PPPK Tahap II ada 2.211 orang. Jumlah pendaftar lebih banyak dari formasi yang tersedia sebanyak 589 formasi.
Rincian formasi tersebut, yaitu jabatan fungsional teknis sebanyak 459 formasi, jabatan fungsional teknis guru sebanyak 103 formasi, dan jabatan fungsional kesehatan sebanyak 28 formasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transmigran asal Jogja yang ditempatkan di Konawe Utara tak mendapat jatah hidup. Pemkot Jogja berencana mencari dukungan Baznas.
DJP mencatat 5.600 wajib pajak masuk cakupan pajak minimum global dengan tarif 15%. Pemerintah menghadapi tantangan penerimaan dan daya saing investasi.
BGN menginvestigasi dugaan penganiayaan di KPPG Bogor dan menyiapkan sidang etik kepegawaian terhadap terduga pelaku berinisial GD.
Generasi muda Gunungkidul diajak peduli kesehatan jiwa melalui Ruang Cerita Orang Muda. Pemkab juga menggandeng 11 mahasiswa UGM untuk layanan konseling.
Protes biaya hidup di Prancis pada 17 Oktober 2026 dilaporkan berujung kerusuhan. Sekitar 1.200 orang ditangkap menurut naskah sumber.
Polri menyiapkan 70.000 polisi hutan sesuai arahan Prabowo untuk memperkuat perlindungan hutan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.