Gelombang Tinggi Sumbat Aliran Air, 55 Ha Lahan di Kretek Terendam
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
Ilustrasi cek kesehatan./freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melaporkan minat warga untuk memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis (CKG) di wilayahnya masih tergolong rendah.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Abednego Dani Nugroho, mengungkapkan berdasarkan data per 7 Juli 2025, posisi Bantul berada di peringkat ketiga se-DIY untuk capaian CKG jika dilihat dari persentase.
Meski hanya menempati urutan ketiga dari sisi persentase, jumlah warga Bantul yang sudah dilayani CKG justru menempati posisi teratas secara angka mutlak, yaitu mencapai 19.287 orang atau 90,22 persen.
BACA JUGA: Di Kota Jogja, Modal Koperasi Kelurahan Merah Putih Purwokinanti Berasal dari Anggota
Ia menjelaskan kurangnya minat warga memeriksakan diri melalui program CKG dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya, masih ada warga yang enggan diperiksa karena takut mengetahui penyakit yang diderita.
Dari total 71.835 orang yang terdata melakukan CKG se-DIY pada 7 Juli 2025, Bantul menempati posisi ketiga dengan capaian 90,22 persen. Adapun urutan pertama yaitu Gunungkidul.
“Kalau daerah lain, yang hampir mendekati ya Gunungkidul dengan jumlah sekitar 16 ribuan. Jadi saya sih bersyukur, kalau Bantul paling tinggi melayani warganya. Harapan kami nanti kita lebih menarik perhatian warga lagi, walau saat ini peminat CKG kita masih berkurang dan itu menjadi kendala kami,” katanya kepada awak media pada Senin (21/7/2025).
Selain itu, sebagian warga juga beranggapan CKG hanya sebatas pengecekan gula darah, kolesterol, atau pemeriksaan laboratorium lain, padahal yang terpenting adalah tahap skrining awal.
“Sebenarnya kan yang penting bukan cek labnya, tetapi yang terpenting adalah skrining awalnya yaitu pertanyaan-pertanyaan di kuisioner. Kalau hasil kuisioner sudah sehat, ya kenapa harus ikut pemeriksaan lain,” ujar Abednego.
Guna meningkatkan partisipasi masyarakat, pihaknya berupaya menggenjot inovasi layanan CKG dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta karyawan sektor swasta, termasuk BUMD, BUMN, hingga perusahaan swasta yang beroperasi di Bantul.
“Karena kami bermitra di perusahaan swasta di mitra bakti husada itu, sehingga harapan kami seluruh karyawan swasta termasuk pekerja lepasnya. Itu bisa mengakses CKG di menampung asal KTP, selama berada di Bantul, mereka akan mendapat layanannya,” ucapnya.
Selain itu, pendekatan jemput bola juga diterapkan melalui Puskesmas. Kemudian mengundang perangkat desa seperti dukuh dan pamong ke Puskesmas untuk mendapat layanan CKG, serta mendekatkan layanan dengan membuka pos di Posyandu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga 08.59 WIB, Senin 7 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 7 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Barcelona pesta gol dengan kemenangan 0-5 atas Valencia di Mestalla. Lamine Yamal mencetak dua gol dalam laga La Liga.