Jembatan Garuda Rejosari Dibangun, Warga Tak Lagi Bergantung Crossway
Pembangunan Jembatan Garuda di atas Kali Oya, Rejosari, Semin, disambut antusias warga karena mempermudah akses dan lebih aman saat musim hujan.
Ilustrasi budi daya ikan/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul melatih kelompok pembudidaya membuat pakan ikan mandiri guna menekan biaya produksi dan meningkatkan keuntungan petambak.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Purnomo Sumardamto, mengatakan bahwa ketersediaan pakan menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi pembudidaya. Biaya pakan membebani anggaran produksi, sehingga perlu dicarikan solusi.
"Upaya menekan biaya produksi dilakukan dengan alternatif pembuatan pakan secara mandiri. Oleh karena itu, kami menggalakkan program pelatihan tersebut," ujarnya.
Tahun ini, lima kelompok masyarakat telah menerima pelatihan, di antaranya:
"Harapannya, dengan pembuatan pakan mandiri ini, ongkos produksi dapat ditekan, tetapi hasilnya bisa dioptimalkan. Dengan demikian, kesejahteraan pembudidaya dapat meningkat," kata Purnomo.
Dijelaskannya, bahan baku pembuatan pakan mandiri banyak tersedia di lingkungan sekitar, seperti bekatul, jagung, bungkil, dan empon-empon. Daun-daunan seperti pepaya, kelor, atau kangkung juga dapat dimanfaatkan.
"Memang prosesnya juga membutuhkan tepung ikan dan EM4, tetapi mayoritas bahan baku banyak tersedia di sekitar masyarakat," jelasnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, M. Johan Wijayanto, menambahkan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan di sektor kelautan dan perikanan. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa benih untuk budidaya, tetapi juga perahu, mesin perahu, dan cold storage bagi nelayan.
"Kami juga terus memberikan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan pembudidaya dan nelayan dalam upaya meningkatkan produktivitas sektor perikanan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Jembatan Garuda di atas Kali Oya, Rejosari, Semin, disambut antusias warga karena mempermudah akses dan lebih aman saat musim hujan.
Transaksi emas digital di ICDX mencapai Rp172,7 triliun pada semester I 2026, melonjak 601% seiring meningkatnya minat investasi masyarakat.
Harga pangan nasional hari ini mencatat cabai rawit merah Rp54.400 per kg dan telur ayam ras Rp29.600 per kg. Simak daftar harga terbaru.
Harga emas perhiasan hari ini Sabtu 25 Juli 2026 naik tipis. Simak daftar harga emas 24 karat hingga 5 karat di Lakuemas dan Rajaemas.
Subandi Giyanto tetap melestarikan lukisan kaca dan tatah sungging di Bantul sambil mencetak generasi baru lewat pelatihan gratis.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 25 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.