Advertisement

Cuaca Ekstrem Rusak Pasar Potrojayan dan Sambilegi Sleman

Andreas Yuda Pramono
Jum'at, 02 Januari 2026 - 22:07 WIB
Jumali
Cuaca Ekstrem Rusak Pasar Potrojayan dan Sambilegi Sleman Ilustrasi cuaca buruk. - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Sleman menyebabkan kerusakan di Pasar Potrojayan dan Pasar Sambilegi. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman langsung melakukan perbaikan agar aktivitas pedagang tetap berjalan.

Kepala Bidang Pengelolaan Fasilitas Perdagangan Tradisional Disperindag Sleman, Purwoko Haryadi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kerusakan dari Tim Pengamanan Libur Natal dan Tahun Baru pada Kamis (1/1/2026). Kerusakan di kedua pasar tersebut masuk dalam kategori sedang.

Advertisement

Di Pasar Potrojayan, debit air hujan yang tinggi mengakibatkan plafon di area musala ambrol. Hal ini diperburuk oleh angin kencang yang menerbangkan dedaunan hingga menyumbat talang air.

"Karena talang tersumbat, air dalam volume besar meluap ke bagian plafon area musala dan kamar mandi," jelas Purwoko dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/1/2026). Kejadian serupa juga terjadi di Pasar Sambilegi, di mana luapan air dari talang membanjiri area tlasaran (lantai dasar) pasar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disperindag Sleman, RR Mae Rusmi, telah memerintahkan petugas untuk segera melakukan pembersihan dan perbaikan mulai Jumat (2/1) ini. Untuk Pasar Sambilegi, pihaknya akan mengganti instalasi talang dengan spesifikasi dan kualitas yang lebih memadai guna mencegah kejadian berulang.

"Saya sudah minta Tim Pengamanan Libur Nataru untuk terus melakukan pemantauan intensif di pasar-pasar yang berada di bawah UPTD I hingga IV," tegas Mae Rusmi.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai pasar lain yang terdampak. Namun, sebagai langkah antisipasi, Disperindag Sleman telah menginstruksikan tim kebersihan untuk memeriksa seluruh talang air di pasar-pasar lain, khususnya di wilayah yang rawan cuaca ekstrem seperti Turi, Prambanan, dan Balangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Wabah Diare di Indore India, 9 Tewas Ratusan Dirawat

Wabah Diare di Indore India, 9 Tewas Ratusan Dirawat

News
| Jum'at, 02 Januari 2026, 22:17 WIB

Advertisement

Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi

Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi

Wisata
| Jum'at, 02 Januari 2026, 18:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement