Advertisement
Pelajar Meninggal Ditabrak Bus di Dekat SPBU di Temon Kulonprogo
Korban kejahatan - kecelakaan / Ilustrasi Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Wates–Purworejo, tepatnya di depan SPBU Kedundang, Kapanewon Temon, Kulonprogo, Selasa (13/1/2026) pukul 06.44 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit bus dan seorang pelajar yang mengendarai sepeda motor.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar dan dilihat Harian Jogja, pengendara sepeda motor diseruduk bus dari belakang saat hendak berbelok masuk ke SPBU Kedundang.
Advertisement
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, menjelaskan bahwa bus Sumber Alam bernomor polisi AA 7245 OC dikemudikan oleh pria berinisial PA, 41, warga Purworejo. Sementara itu, sepeda motor Honda Supra bernomor polisi AB 5294 BL dikendarai oleh pelajar laki-laki berinisial MAA, 18, warga Kokap, Kulonprogo.
"Korban meninggal dunia saat perawatan di IGD RSUD Wates dengan luka cidera kepala berat," ujar Sarjoko kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).
Sarjoko memaparkan, MAA melaju dari arah barat ke timur di Jalan Wates–Purworejo. Saat tiba di lokasi kejadian, korban bermaksud berbelok ke kanan untuk masuk ke SPBU Kedundang.
Namun, pada saat bersamaan, bus Sumber Alam yang berada di belakang korban menyalip dan melaju terlalu ke kanan. Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
"Semula sepeda motor Honda Supra berjalan dari arah barat ke timur, sampai di TKP berbelok ke kanan bermaksud masuk ke SPBU, pada saat bersamaan searah di belakangnya melaju bus Sumber Alam yang berjalan terlalu ke kanan melebihi marka jalan, karena jarak sudah dekat maka terjadi laka lantas," kata Sarjoko.
Atas peristiwa tersebut, sopir bus sementara diamankan oleh kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut dalam proses penyelidikan.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kulonprogo, AKP Priyo Tri Handaya, menegaskan bahwa penyebab kecelakaan masih didalami Unit Laka Lantas.
"Kalau melebihi marka atau tidak, masih dalam penyelidikan kami. Tentunya ini sudah ditangani oleh Unit Laka," tegasnya.
Priyo mengimbau seluruh sopir bus yang melintas di wilayah Kulonprogo—yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah—agar mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti rambu-rambu yang telah terpasang.
Ia mengingatkan bahwa lokasi kejadian termasuk titik rawan kecelakaan karena berada di jalur lurus dengan arus kendaraan berkecepatan tinggi.
"Karena mengingat jalur lintas di Kulonprogo ini jalurnya jalur lurus, terutama di TKP laka lantas ini," jelasnya.
Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan pengendara di jalur nasional Kulonprogo, khususnya pada titik belok dan akses SPBU yang kerap menjadi lokasi rawan kecelakaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





