Advertisement

Operasi Keselamatan Progo 2026 Mampu Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

Abdul Hamied Razak
Selasa, 17 Februari 2026 - 17:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Operasi Keselamatan Progo 2026 Mampu Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan Imbauan Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 yang digelar pada 215 Februari 2026. Ist - poldadiy

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta merilis hasil Analisa dan Evaluasi (Anev) pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 yang digelar pada 2–15 Februari 2026. Hingga pekan kedua operasi (8–15 Februari), capaian menunjukkan tren positif dalam peningkatan disiplin berlalu lintas serta penurunan angka kecelakaan di wilayah hukum Polda DIY.

Berdasarkan data statistik, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat turun dari 132 kasus pada periode yang sama tahun 2025 menjadi 129 kasus pada 2026. Meski terjadi penurunan kuantitas, kepolisian tetap memberi perhatian serius pada aspek fatalitas. Tercatat tiga korban meninggal dunia, seluruhnya terjadi di wilayah hukum Polresta Sleman.

Advertisement

Kabidhumas Polda DIY Ihsan menyampaikan, temuan tersebut menjadi dasar penguatan pengawasan dan patroli di titik-titik rawan, khususnya di Sleman, untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Penurunan angka kecelakaan dan pelanggaran mencerminkan efektivitas personel di lapangan serta meningkatnya kepatuhan masyarakat. Kami menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa di wilayah Sleman, dan ini menjadi pemacu bagi kami untuk lebih masif melakukan edukasi serta pengawasan,” ujarnya.

Dari sisi penindakan, operasi tahun ini mencatat penurunan signifikan. Jumlah pelanggaran yang ditindak (tilang) merosot hingga 67 persen, dari 2.507 pelanggar pada 2025 menjadi 836 pelanggar pada 2026. Sementara itu, jumlah teguran juga turun 22 persen, dari 10.803 tindakan menjadi 8.386 tindakan. Capaian ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Sejalan dengan itu, kegiatan preemtif dan preventif terus diperkuat. Polda DIY mencatat peningkatan kegiatan penyuluhan sebesar 5 persen dengan total 28.754 kegiatan. Kegiatan preventif berupa pengaturan dan patroli juga naik 4 persen menjadi 21.872 kegiatan. Dukungan bantuan operasi (banops) turut meningkat signifikan hingga 68 persen guna memastikan seluruh tahapan operasi berjalan optimal.

Melalui hasil evaluasi tersebut, Polda DIY mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Ke depan, pendekatan humanis akan terus dikedepankan untuk menekan angka kecelakaan hingga titik terendah dan menghadirkan ruang jalan yang aman bagi seluruh warga Yogyakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Dua Korban Kapal Tenggelam di Selat Makassar Masih Dicari

Dua Korban Kapal Tenggelam di Selat Makassar Masih Dicari

News
| Selasa, 17 Februari 2026, 20:07 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement