Advertisement
MTQ Sleman Tak Sekadar Lomba Al Quran, UMKM Bakal Ikut Panen Peluang
Foto ilustrasi MTQ DIY 2026 di Sleman bakal hadirkan bazar UMKM dan voucher belanja untuk dorong ekonomi lokal. Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat DIY 2026 di Kabupaten Sleman tak hanya menghadirkan kompetisi Al-Qur’an, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal lewat bazar UMKM yang disiapkan khusus bagi pelaku usaha.
Pusat kegiatan akan berlangsung di Pendopo Parasamya di Sleman pada Sabtu (18/4/2026). Penetapan Sleman sebagai tuan rumah didasarkan pada Surat Gubernur DIY Nomor B/200.1.4.3/721/BR.8 tertanggal 4 Maret 2026.
Advertisement
Mengusung tema “Membumikan Ajaran Mulia Al-Quran untuk Terciptanya Harmoni dan Kemuliaan Hidup”, ajang ini dirancang untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di wilayah DIY.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Agung Armawanta, menjelaskan rangkaian kegiatan diawali dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) pada Kamis (16/4/2026) di Ruang Rapat Sembada Setda Sleman.
BACA JUGA
“Dua hari setelah Rakerda, dilanjutkan pelaksanaan MTQ dengan melibatkan kafilah dari empat kabupaten dan satu kota di DIY. Total peserta sekitar 130 orang,” kata Agung di Pendopo Paku Jati Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) di Sleman, Kamis (9/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, MTQ DIY 2026 mempertandingkan enam cabang lomba dengan total 16 kategori. Cabang tersebut meliputi tilawah, hifdzil Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, khattil Qur’an, syarhil Qur’an, serta fahmil Qur’an yang digelar di sejumlah titik di kompleks perkantoran Pemkab Sleman.
Di sisi lain, panitia menyiapkan sekitar 20 stan UMKM yang difasilitasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sleman. Bazar ini menjadi ruang promosi sekaligus transaksi bagi produk lokal.
Untuk mendorong perputaran ekonomi, panitia juga membagikan voucher belanja kepada peserta dan tamu undangan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan transaksi langsung di area bazar.
“Minggu depan akan mulai dikenalkan lagi lagu MTQ. Di sekolah-sekolah juga akan diumumkan terkait perhelatan ini, termasuk informasi untuk menghadirkan UMKM binaan Baznas,” ujar Agung.
Persiapan acara melibatkan berbagai unsur lintas sektoral, mulai dari Pemerintah Daerah DIY, Pemerintah Kabupaten Sleman, hingga Kementerian Agama. Bupati dan Wakil Bupati Sleman bertindak sebagai pembina kegiatan.
Sementara itu, posisi ketua panitia dipegang oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman.
Acara pembukaan diperkirakan dihadiri sekitar 400 tamu undangan dari unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah, hingga ofisial kafilah.
Total hadiah yang disiapkan mencapai sekitar Rp140 juta dari Pemerintah Provinsi DIY. Para pemenang akan mendapatkan juara satu, dua, dan tiga di setiap kategori, serta kesempatan meraih piala bergilir bagi juara umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pesawat Militer AS Lepas Landas dari Tel Aviv di Tengah Negosiasi Iran
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







