Wisata Jemparingan Berbasis Budaya Dikembangkan di Borobudur Highland
BPOB meluncurkan Land & Legacy Jemparingan di Borobudur Highland sebagai wisata budaya berbasis wellness tourism yang melibatkan masyarakat lokal.
Suasana keramaian antrean orang tua calon siswa peserta PPDB SMA/K 2018 dalam mendapatkan rekomendasi SKTM, di kantor Balai Dikmen Kulonprogo, Jalan Bhayangkara, Senin (25/6/2018)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, JOGJA--Disdikpora DIY menyatakan sejumlah SMA favorit memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendampingan ekstra terhadap siswa yang memiliki kemampuan rendah yang diterima melalui jalur Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Sejumlah SMA favorit pun menerima siswa dengan nilai di bawah standar dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK 2018.
Kabid Perencanaan dan Standardisasi Pendidikan Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan banyak SMA negeri favorit yang menerima siswa dengan nilai ujian nasional (NUN) yang di bawah standar tahun lalu sebelum diterapkan sistem zonasi. Kenyataan itu harus diterima SMA Negeri setelah diberlakukan jalur SKTM. Hal itu akan menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah tersebut mengingat tahun-tahun sebelumnya hanya menerima siswa yang dari sisi akademik mereka berkualitas karena melalui proses seleksi ketat.
"Kalau sebelumnya sekolah [favorit] itu bibitnya kan sudah bagus-bagus semua. Gurunya hanya memberi tugas sedikit siswa sudah mampu menerjemahkan. Sehingga saat ini harus bisa memahami situasi keberagaman kemampuam anak," ucapnya, Selasa (10/7/2018).
Meski nilainya rendah, Didik mendorong SMA favorit agar tidak membaginya dalam kelas khusus karena kemampuannya rendah, mengingat bisa menimbulkan ketidakpercaya diri. Melainkan harus dicampur dengan siswa pada umumnya yang memiliki kemampuan beragam.
Dengan dicampurnya antara siswa berkemampuan tinggi dengan rendah, justru diharapkan bisa mendorong adanya istilah remidi sebaya atau siswa yang memiliki kemampuan lebih bisa mengajari yang belum paham dalam suatu materi.
"Itu [remidi sebaya] bisa dilakukan supaya siswa yang kemampuannya rendah tadi bisa mengikuti siswa lainnya [di sekolah favorit]," ucapnya.
Terpisah Kepala SMAN 1 Jogja Rudi Prakanto mengakui pihaknya menerima siswa dengan nilai di bawah standar dari tahun sebelumnya karena adanya jalur SKTM dengan kuota 20%. Jumlah siswa SKTM untuk jurusan IPA di sekolahnya ada 20 anak, dengan nilai tertinggi 376,00 dan terendah 298,00.
Sedangkan SKTM untuk jurusan IPS tertinggi 367,00 dan terendah 249,00 dengan jumlah enam siswa. Ia menegaskan tidak masalah dan tidak menjadi beban bagi sekolah dalam menerima para siswa tersebut karena sudah sesuai prosedur. "Saya kira tidak masalah," ujarnya
Ia mengatakan, para siswa SKTM secara sistem pembelajaran di SMA Negeri 1 Jogja akan sama dengan siswa secara umum. Hanya saja, untuk siswa yang mengalami kesulitan atau keterlambatan dalam belajar, sekolah menyiapkan program klinis.
Program itu berupa pembelajaran tersendiri di luar jam reguler dan disesuaikan dengan kesulitan siswa dalam mata pelajaran tertentu dan dibimbing oleh guru yang dipilih sendiri oleh siswa tersebut.
"Pembelajaran [klinis] itu bersifat kelompok beranggotakan siswa yang mengalami kesulitan yang sama pada mata pelajaran tertentu, terus diberi pembelajaran khusus, tempat di sekolah, waktu setelah pulang sekolah, jadwal diatur bersama antara siswa dan gurunya," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPOB meluncurkan Land & Legacy Jemparingan di Borobudur Highland sebagai wisata budaya berbasis wellness tourism yang melibatkan masyarakat lokal.
Harga Bitcoin naik ke 65.500 dolar AS, didukung sentimen regulasi, arus dana ETF, dan optimisme investor institusi.
Sengketa kerja sama pengelolaan Hotel Elsotel Purwokerto berakhir damai melalui mediasi di Pengadilan Negeri Purwokerto.
Imigrasi Jakarta Utara mendeportasi 10 WNA China yang bekerja sebagai buruh bangunan menggunakan visa kunjungan di Penjaringan.
Pelajari cara menggunakan ChatGPT mulai dari membuat akun, menyusun prompt, hingga memanfaatkan berbagai fiturnya secara optimal.
Transaksi emas digital di ICDX mencapai Rp172,7 triliun pada semester I 2026, melonjak 601% seiring meningkatnya minat investasi masyarakat.