Beraksi di Depok, 4 Maling Motor & Mobil Digulung

Polisi menujukkan tiga tersangka pencurian sepeda motor dan seorang pelaku pencurian mobil di Polsek Depok Timur, Kamis (10/1/2019). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
10 Januari 2019 21:15 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Aparat Polsek Depok Timur, Sleman, meringkus tiga orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan seorang pelaku pencurian mobil dalam Operasi Curanmor Progo 2018 akhir tahun lalu. Hingga saat ini Sleman masih menduduki peringkat pertama kasus curanmor di DIY. Polisi mengimbau agar warga lebih waspada saat memarkir kendaraan di wilayah rawan curanmor seperti Kecamatan Depok.

Kapolsek Depok Timur, Kompol Paridal, mengatakan di akhir 2018 jajarannya berhasil meringkus pelaku curanmor dan pencurian mobil. Keempat pelaku menjalankan aksinya dengan modul berbeda-beda. “Keempat pelaku beraksi di wilayah Depok Timur. Dari tangan para pelaku kami menyita tiga unit sepeda motor dan sebuah mobil hasil kejahatan,” kata Paridal, Kamis (10/1/2018). Polisi juga menyita ponsel yang dibeli oleh salah satu pelaku dengan uang hasil kejahatan.

Keempat pelaku yang dibekuk masing-masing Adita Murtian, 27, warga Kendal, Jawa Tengah; Miftakhullatif Nurani, 21, dan MS alias Kancil, 26, keduanya warga Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, serta tersangka pencurian mobil, Marwi Ardianto, 42, warga Bogor, Jawa Barat.

“Semua pelaku tidak menggunakan alat bantu seperti kunci T dalam aksinya,” kata Paridal. Beberapa pelaku mencuri dengan melihat situasi saat motor milik korban diparkir tanpa dikunci setang.

Paridal mengimbau agar masyarakat bisa waspada dalam memarkirkan motornya. “Terutama di Kecamatan Depok yang sangat rawan, terlebih saat ini banyak penghuni indekos yang memarkir sepeda motor secara sembarangan,” katanya.