Penerima Bansos di Gunungkidul Diminta Hindari Judol dan Game Online
Sebanyak 9.921 penerima bansos Gunungkidul terindikasi judi online. Dinsos mengingatkan game online dengan top up juga berisiko.
Seorang pengendara motor melintas di ruas Nglipar-Wotgaleh di Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar, yang baru saja diperbaiki DPUPRKP Gunungkidul, Jumat (13/9/2019). Jalan ini diperbaiki menggunakan DAK 2019 sebesar Rp6 miliar./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemkab Gunungkidul terus berupaya memperbaiki ruas jalan kabupaten yang rusak. Dari total ruas jalan kabupaten sepanjang 1.200 kilometer, sekitar 60% dalam kondisi rusak.
Upaya perbaikan tidak hanya menggunakan dana dari APBD kabupaten, tetapi dalam pelaksanaannya juga meminta bantuan ke Pemerintah Pusat melalui dana alokasi khusus (DAK). Untuk tahun ini Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul mendapatkan bantuan Rp28,8 miliar.
Kepala Seksi Pemeliharaan DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan perbaikan jalan di empat ruas jalan sudah berjalan. Ditargetkan upaya perbaikan bisa selesai secepatnya. “Sudah proses dan mudah-mudahan bisa segera rampung,” katanya kepada wartawan, Minggu (15/9/2019).
Dia menjelaskan keberadaan DAK untuk program infrakstruktur sangat membantu di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab. Meski demikian, untuk memperoleh dana ini harus ada beberapa persyaratan yang dipenuhi, salah satunya proses perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak boleh sepotong-potong.
Sebagai contoh, kata Wadiyana, saat pengusulan DAK ada ruas sepanjang 10 kilometer, maka di dalam proses pengusulan Pemkab harus memastikan bahwa pengerjaan harus selesai dalam satu kali pengerjaan. “Tidak boleh dipecah-pecah karena jika tidak tuntas, maka tidak bisa mendapatkan bantuan,” katanya.
Dia berharap dengan upaya perbaikan yang dilakukan dapat memperpendek ruas jalan kabupaten yang rusak. “Saat ini masih ada 60 persen ruas jalan yang rusak, dan Pemkab terus berupaya memperbaiki secara berkala,” katanya.
Anggota DPRD Gunungkidul, Anton Supriyadi, mendukung upaya Pemkab memperbaiki jalan yang rusak. Menurut dia, kondisi jalan kabupaten masih banyak yang rusak sehingga butuh diperbaiki. “Jalan sangat penting karena memacu tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” katanya.
Anton menuturkan di Gunungkidul masih banyak jalan rusak yang butuh perhatian. “Akses menuju destinasi wisata banyak yang rusak, padahal itu bisa menyangkut citra pariwisata di Bumi Handayani,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 9.921 penerima bansos Gunungkidul terindikasi judi online. Dinsos mengingatkan game online dengan top up juga berisiko.
Cari mobil keluarga unik? Simak 10 rekomendasi mobil wagon bekas di Indonesia, dari Mazda Vantrend hingga Mercedes-Benz Estate. Harga mulai Rp25 jutaan.
PSIM Jogja baru meraih satu poin dari tiga laga. Jean-Paul Van Gastel menilai jeda FIFA Matchday bisa menjadi momentum pembenahan tim.
MotoGP pastikan GP Valencia di Circuit Ricardo Tormo jadi seri penutup musim 2027. Kalender lengkap MotoGP 2027 akan diumumkan Jumat, 25 September.
Simulasi Bea Cukai menunjukkan iPhone Duo 1 TB seharga US$2.599 dapat dikenai bea masuk dan PPN hingga Rp8,1 juta.
Sekolah di Kota Jogja diminta memperkuat pencegahan kekerasan seksual dan perlindungan siswa melalui Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.