Investasi Sleman Tembus Rp3,53 Triliun, Ini Sektor Terbesarnya
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
Ilustrasi./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Kondisi darurat sampah yang terjadi khususnya di Jogja dan Sleman memaksa Pemda DIY mempercepat pembangunan TPA Piyungan Transisi Tahap 2.
Sekda DIY, Beny Suharsono mengatakan, dengan persoalan sampah yang terjadi, maka Pemda akan mempercepat pembangunan TPA Piyungan Transisi Tahap 2 dari yang sedianya akan selesai pada awal September 2023, akan dipercepat menjadi akhir Agustus 2023.
"Jadi yang sebelumnya kami siapkan 7 September itu [TPA Piyungan Transisi Tahap 2] dapat dipercepat maju, mungkin bisa jadi akhir Agustus,” katanya.
BACA JUGA: TPST Piyungan Ditutup, DLH Bantul Minta Semua Pihak Introspeksi
Meski begitu, menurut Beny persoalan sampah akan kembali terulang apabila pengelolaan sampah tidak segera dilakukan. Menurutnya diperkirakan TPA Piyungan Transisi Tahap 2 pun kapasitasnya akan penuh pada Maret 2024. Maka, dia pun berharap teknologi yang dapat mengolah sampah diharapkan sudah dapat digunakan saat itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
SPPG Banjarharjo II di Muntuk, Dlingo, Bantul, kembali beroperasi sejak 19 Oktober setelah melengkapi kebutuhan tenaga inti.
Pemkab Bantul menyiapkan pemindahan rute jeep wisata dari zona inti ke zona penyangga Gumuk Pasir untuk menjaga kelestarian bentang alam barchan.
Kementerian PKP menargetkan bedah 10.300 rumah tak layak huni di DKI Jakarta pada 2026 untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemkab Banyumas mendorong insentif komisi dan diskon bagi agen travel untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk diskon 30% di Baturraden dan Menara Terat
Sebanyak 22 sekolah di Kulonprogo dilaporkan kesulitan air bersih saat kemarau. SDN Jatiroto mengandalkan bantuan droping air dari BPBD.