DPRD Kota Jogja Kawal Anggaran Pendidikan dan Kesehatan 2027
DPRD Kota Jogja mengawal anggaran pendidikan dan kesehatan 2027 serta mendorong penambahan layanan jantung dan cuci darah di RS Pratama.
Ilustrasi politik (Freepik)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Penjabat (Pj) Bupati Kulonprogo, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mendorong setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dan partai politik (parpol) untuk ikut menyukseskan gelaran Pesta Demokrasi Pemilu 2024. Dia berharap Pemilu 2024 dapat berjalan damai.
“Termasuk ASN [aparatur sipil negara]. Mereka harus netral dari semua sisi. Kemarin juga sudah ada penyampaian dari KPU terkait batas-batasnya,” kata Made ditemui di Taman Budaya Kulonprogo, Kamis (16/11/2023).
Made menambahkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dari jajaran direksi sampai staf paling bawah juga harus menjaga netralitas dengan tidak memihak secara terang-terangnya kepada salah satu calon atau parpol.
BACA JUGA: PSS Sleman Ganti Pelatih, Risto Vidakovic Siap Meracik Tim
“Bentuknya macam-macam seperti pemasangan poster atau menanggapi postingan. Tidak boleh memihak karena mereka membuat kebijakan,” katanya.
Keberpihakan terhadap salah satu calon atau parpol akan menyebabkan perpecahan. ASN juga sudah membuat deklarasi netralitas untuk Pemilu 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mengawal anggaran pendidikan dan kesehatan 2027 serta mendorong penambahan layanan jantung dan cuci darah di RS Pratama.
DPRD Kota Jogja meminta anggaran 2027 memprioritaskan kebutuhan masyarakat di tengah penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
SKK Migas menyebut UEA akan mengirim hingga 30 juta barel minyak ke Indonesia tanpa biaya, termasuk modal kerja dan biaya kapal.
OJK membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital untuk mencegah penipuan serta mengembangkan potensi.
Sri Sultan HB X mendorong pelatihan kerja berbasis potensi kalurahan untuk meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan peluang usaha warga DIY.
Kemarau panjang membuat sungai-sungai kecil di Kulonprogo mengering. BBWS Serayu-Opak menyebut sungai besar masih memiliki debit air.