PEREKONOMIAN DAERAH: Budaya Jadi Keunikan Transformasi Ekonomi DIY
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Kondisi Alun-Alun Wonosari di depan Kantor Pemkab Gunungkidul, Senin (6/11/2023).(Harian Jogja/David Kurniawan)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Penataan Alun-Alun Wonosari, Kabupaten Gunungkidul dilanjutkan. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) setempat menyampaikan hasil perencanaan penataan tersebut seidang diverifikasi.
Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Nanang Irawanto mengatakan pihaknya belum mendapat kesimpulan kajian dan hasil perencanaan terkait dengan sistem drainase alun-alun.
“Kami sedang verifikasi hasil perencanaan alun-alun yang direncanakan oleh konsultan DLH [Dinas Lingkungan Hidup],” kata Nanang dihubungi, Rabu (21/2/2024).
Baca Juga
Penataan Alun-Alun Wonosari Berlanjut, Pengerasan dengan Pasir dan Batu
Alun-Alun Wonosari Bakal Dipadati Ribuan Orang Saat Malam Tahun Baru, Begini Skema Lalin
Tarif Sewa Alun-Alun Wonosari Bakal Naik, Kategori Bisnis Dipatok Rp4,3 juta Perhari
Nanang menambahkan verifikasi yang dilakukan oleh timnya meliputi rencana anggaran biaya (RAB), rencana kerja dan syarat-syarat (RKS), dan gambar teknis. Timnya menitikberatkan pada kesesuaian kaidah teknis, termasuk sistem drainase. “Verifikasi sekarang sebenarnya sudah jadi sebagian. Besok siang saya tanda tangan [hasil verifikasi],” katanya.
Kepala DLH Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono mengatakan penataan Alun-Alun Wonsari mencakup sistem drainase. Pasalnya, sistem yang baik akan menentukan apakah akan muncul genangan air atau tidak.
Selain sistem drainase, penataan akan dilakukan dengan menebalkan material lapangan dengan pasir dan batu kerikil (sirtu). Penambahan sirtu akan dibarengi dengan penanaman bibit rumput.
Pada kesempatan sebelumnya, Hary telah menyampaikan penebalan akan dilakukan sebelum pertengahan tahun dan akan selesai setidaknya di pertengahan tahun 2024. Lapangan tersebut juga akan dibuat rata karena di beberapa titik terdapat gundukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.
Polda Metro Jaya menangkap 173 tersangka dari 127 kasus kejahatan jalanan di Jakarta selama 1–22 Mei 2026 melalui operasi terpadu.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.