Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Pelaksanaan ASPD di Kota Jogja, beberapa waktu lalu - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Penylenggaraan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) di DIY sempat menjadi polemik karena adanya wacana dihapuskan di pertengahan 2023 lalu. Kendati demikian, tes pengganti Ujian Nasional ini masih akan dilaksanakan di Kabupaten Sleman.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widayana mengatakan, sempat ada wacana menghapus pelaksanaan ASPD di 2023 lalu. Namun, berdasarkan kesepakatan bersama antara kota, kabupaten dan Pemerintah DIY, maka dipastikan tes ini tetap dilangsungkan di 2024.
BACA JUGA : Rerata Nilai ASPD Siswa SMP Jogja Tertinggi di DIY, Ini Kuncinya
“ASPD tetap dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Ery kepada wartawan, Minggu (25/2/2024).
Dia menjelaskan, berbagai persiapan telah dilakukan untuk penyelenggaraan ASPD di tahun ini. Selain adanya koordinasi antar wilayah untuk Menyusun soal-soal pada saat penyelenggaraan, juga diadakan persiapan di masing-masing sekolah.
Menurut Ery, sudah ada beberapa tryout yang dilakukan sekolah, kapanewon hingga kabupaten. Hingga sekarang , untuk jenjang SD sudah dilakukan tryout Tingkat kabupaten sebanyak dua kali.
“Untuk SMP masih dipersiapkan dan tidak lama lagi akan menjalani tryout Tingkat kabupaten,” katanya.
Ditambahkannya, ASPD tetap digelar dengan tujuan untuk mengukur ketercapaian hasil belajar sehingga saat pelaksanaan mendapatkan nilai yang bagus. Di sisi lain, penyelenggaraan juga sebagai sarana memacu belajar para siswa.
“Inilah yang jadi dasar ASPD tetap digelar,” katanya.
Untuk penerimaan sekolah di jenjang yang lebih tingg, Ery tidak menampik menjadi salah satu indikator. Namun, pelaksanaannya juga ada yang hanya menggunakan syarat zonasi seperti penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya.
“Waktu pasti pelaksanaan masih dalam pembahasan dengan provinsi,” katanya.
Kepala SMP Negeri 4 Pakem, Ponidi mengatakan, sudah mulai persiapan untuk penyelenggaraan ASPD melalui serangkaian tryout. Menurut dia, didalam penyelenggaraan juga sudah mengarah ke PISA (Program fot International Student Asesment).
“Soal-soalnya sudah berbasis Higher Order Thinking Skills [HOTS] dan literasi yang jadi standarisasi pelaksanaan PISA. Ini yang coba kami ajarkan kepada para siswa didik,” katanya.
BACA JUGA : Sejumlah Siswa SD dan SMP di Bantul Peroleh Nilai ASPD Nyaris Sempurna
Menurut dia, penerapan HOTS dan literasi tidak hanya saat dilakukan pada saat jelang ASPD. Namun didalam keiatan belajar mengajar juga sudah menerapkan metode pembelajaran tersebut. “Harapannya saat ASDP dilaksanakan hasil dari para siswa bagus-bagus,” kata Ponidi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Kucing dapat menjadi teman untuk mengurangi stres. Fifi dan Mikael berbagi cerita tentang kucing sebagai coping mechanism.
Ledakan kembali terjadi pada kapal tanker minyak di Selat Hormuz. Insiden kedua dalam sehari ini dilaporkan media Iran.
Pesawat pengintai AS Artamies II berputar sekitar delapan jam di Laut Hitam sebelum kembali dan mendarat di Rumania.
AS mengerahkan sekitar 9.000 personel tambahan ke Timur Tengah dan berpotensi menempatkan tiga kapal induk di kawasan tersebut.
Sleman memborong dua juara pertama Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 lewat KWT Teratai Mekar dan Kelompok Tani Manunggal Makmur.