Lereng Merapi Bersiap Panen Lebih Besar Saat Kebun Kopi Meluas
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Ilustrasi wifi./Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) akan membangun jaringan Internet di Padukuhan Bareng, Kalurahan Kemiri, Tanjungsari, Gunungkidul. Keberadaan jaringan Internet diharapkan dapat mendukung pengembangan diri warga utamanya perempuan.
“Harapan saya tidak hanya smart city tetapi juga progam ini menyasar hingga padukuhan dan desa atau smart village,” kata Bupati Gunungkidul, Sunaryanta dalam keterangan tertulis.
Sunaryanta mengaku melihat potensi besar pada pemuda-pemudi Padukuhan Bareng. Mereka dapat berkontribusi dalam mengembangkan daerahnya dengan kreativitas. Kreativitas tersebut didukung dengan keberadaan jaringan internet.
“Kemajuan perempuan akan menjadi kemajuan bangsa sehingga harus didorong peran perempuan dalam segala bentuk dan sektor pembangunan,” katanya.
Baca Juga
Diskominfo Gunungkidul Pasang Jaringan Fiber Optik di 144 Kalurahan
Bupati Gunungkidul Resmikan Pembangunan Internet Publik dan Infrastruktur Air Bersih
Pemetaan TPS Blank Spot DIY, Terbanyak Kabupaten Gunungkidul
Sementara, Kepala Diskominfo Gunungkidul, Setiyo Hartato mengatakan sosialisasi informasi utamnya kebijakan pemerintah daerah dapat lebih efektif jika menggunakan sarana media tradisional seperti pertunjukan rakyat.
Sebab itu, Diskominfo lantas menggelar pertunjukan rakyat di Balai Padukuhan Bareng, Kemiri pada Selasa (23/4/2024). Tema yang diambil dalam pertunjukan tersebut yaitu kalurahan cerdas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.